Minggu, 09 Juni 2019 19:33 WITA

"Aku Suruh ke Mojokerto, Kamu ke Surabaya Pacaran," Tulisan Suami Sebelum Gantung Diri

Editor: Aswad Syam
ilustrasi

RAKYATKU.COM, SURABAYA - Minggu, 9 Juni 2019. Di sebuah kamar indekos, di Jalan Kupang Gunung Timur 4, Surabaya, cekcok terjadi. Sumardi (56) menghantamkan sebuah batu ke pelipis kiri dan kanan istrinya, Rumiyah. Wanita berusia 55 tahun itu, langsung rubuh.

Tubuh itu masih meronta-ronta, ketika Sumardi mengambil bantal, lalu membekap mulut korban. Rumiyah tak bergerak lagi. Melihat istrinya tewas seketika, Sumardi dipenuhi penyesalan. Dia lalu mengambil sehelai kertas dan menuliskan beberapa baris kata.

"Aku mbok kongkon nang Mojokerto awakmu ndek Suroboyo gendakan, daripada aku mbok gawe loro ati lebih baik awakmu mati aku yo mati". Demikian tulisan di kertas itu. Artinya, "Aku kamu suruh ke Mojokerto dirimu di Surabaya pacaran, daripada aku kamu bikin sakit hati lebih baik dirimu mati aku juga mati".

Sumardi lalu meletakkan kertas itu di atas jasad istrinya. Dia lalu mengambil tali tampar biru, lalu membuat simpul dan mengikatkan di depan pintu. Dia naik di atas kursi, memasukkan simpul ke kepalanya, lalu menendang kursinya. "Krakkk!!!" Sekejap tubuh Sumardi menggelinjang, sebelum kemudian kaku dengan lidah menjulur dan mata melotot. Sumardi tewas.

Wakapolsek Sawahan, AKP Eko Sudarmanto mengatakan, pihaknya menemukan surat yang berisi tulisan di samping bawah jenazah istri.

"Selain menemukan batu dan bantal yang ada bercak darahnya, kami juga menemukan surat di buku samping bawah jenazah istrinya," katanya saat ditemui di Mapolsek Sawahan, Minggu (9/6/2019), seperti dilansir dari Jatimnow.

Menurut keterangan anak korban, tulisan di buku tersebut ditulis oleh ayahnya. Dalam tulisan itu, ia mengungkapkan jika dirinya merasa sakit hati lantaran istrinya, Rumiyah (55) berselingkuh.

Loading...

Karena merasa sakit hati, Sumardi ingin nyawa istrinya dihilangkan.

Eko menambahkan, terkait dugaan pembunuhan pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan, apakah Rumiyah dibunuh oleh suaminya.

"Untuk persisnya saya tidak tahu kejadiannya. Saya tahunya dari awal sudah gantung diri dan di belakangnya ada istrinya yang ditemukan ada luka di bagian kepala antara belakang sama samping," jelasnya.

Saat ini tengah menunggu hasil autopsi dari tim inafis untuk mengetahui hasil dari penemuan dua jenazah tersebut.

"Kita baru menerima laporan saja ya, kalau secara jelasnya masih belum berani menyampaikan," pungkasnya.

Tim Inafis Polrestabes Surabaya yang tiba di lokasi melakukan olah TKP terhadap 2 korban. Diduga Rumiyah tewas terlebih dahulu selanjutnya Sumardi melakukan aksi gantung diri. Dugaan ini dikarenakan di TKP ditemukan sebuah batu, kain baju dan bantal yang menutupi mulut.

Loading...
Loading...