Minggu, 09 Juni 2019 19:16 WITA

Sebelum Gantung Diri, Sumardi Lebih Dulu Bunuh Istri

Editor: Aswad Syam
Sebelum Gantung Diri, Sumardi Lebih Dulu Bunuh Istri
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, SURABAYA - Sesosok mayat pria, tergantung di depan pintu kamar indekos Jalan Kupang Gunung Timur 4, Surabaya. Sebah tali tampar berwarna biru melingkar erat di lehernya.

Di sebelahnya, seorang wanita terbujur kaku, dengan pelipis luka, dan sebongkah batu berlumur darah di sebelahnya. 

Mayat tergantung itu adalah Sumardi (56). Sedang wanita yang terbujur kaku di sebelahnya adalah Rumiyah (55). Keduanya suami istri beralamat di Losari Timur, Gedeg, Mojokerto ditemukan tewas. 

Wakapolsek Sawahan, AKP Eko Sudarmanto seperti dilansir dari Jatimnow, Minggu, 9 Juni 2019 mengatakan, dari informasi yang digali polisi pada tetangga korban menyebutkan, jika pasutri tersebut sering bertengkar.

"Kami mencari informasi ke tetangga setempat, memang benar keluarga ini sering cekcok," kata Eko.

Anak korban juga membenarkan, ayah dan ibunya sering bertengkar.

Loading...

"Jadi anaknya juga menyatakan jika bapaknya memang ada rencana untuk membunuh ibunya. Mungkin suaminya ini punya rasa cemburu yang berlebihan terhadap istrinya," lanjutnya.

Polisi hingga kini belum bisa memastikan adanya dugaan pembunuhan dalam kejadian ini. Hanya ditemukan barang bukti berupa batu dan bantal yang ada bercak darahnya, hingga surat untuk mengakhiri hidup yang ditulis oleh Sumardi.

"Kami belum bisa pastikan ya, kami masih menerima laporan adanya penemuan jenazah saja. Kami masih menunggu hasil autopsi dan keterangan saksi-saksi," jelasnya.

Menurutnya, bila hasil autopsi dan keterangan saksi sudah keluar maka polisi baru bisa menyimpulkan penyebab tewasnya Rumiyah.

"Untuk persisnya saya tidak tahu kejadiannya, saya tahunya dari awal sudah gantung diri itu dan di belakangnya ada istrinya. Saksi-saksi juga nanti mengarah kemana. Dugaan sementara kami tidak berani menyimpulkan karena fakta di lapangan seperti itu," tandasnya.

Loading...
Loading...