Jumat, 07 Juni 2019 20:21 WITA

Tahanan Narkoba dan Kasus Judi Polres Bantaeng Ditemukan Tewas

Penulis: Zul Lallo
Editor: Adil Patawai Anar
Tahanan Narkoba dan Kasus Judi Polres Bantaeng Ditemukan Tewas

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Irfan Mahadi alias Dandi, ??seorang tahanan Polres Bantaeng dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Bantaeng. Paur Humas Polres Bantaeng, Bripka Sandri mengatakan, tahanan narkoba dan kasus judi tersebut meninggal diduga sakit.

"Sekitar pukul 03.21 wita, seorang tahanan yang berada dalam rumah tahanan Polres Bantaeng berteriak minta tolong, dengan maksud untuk memberitahukan kepada petugas jaga, bahwa Irfan Mahadi alias Dandi tiba tiba sesak nafas dan kejang kejang," jelas Sandri.

Sandri menjelaskan, saat petugas mengecek tahanan, Dandi ditemukan terbaring dengan kondisi sesak nafas (ngorok). Sesampainya di Rumah Sakit, Dandi dinyatakan sudah meninggal dunia. 

"Hasil pemeriksaan dari Unit Dokkes Polres Bantaeng dan Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Bantaeng serta diperkuat oleh pemeriksaan visum dari pihak RSUD Dr. Anwar Makkatutu, kondisi badan jenazah tahanan tersebut tidak ditemukannya adanya tanda - tanda kekerasan fisik," katanya.

Loading...

Diketahui, kesehatan seluruh tahanan Rutan Polres Bantaeng rutin dicek oleh unit  Dokkes Polres Bantaeng, pada pengecekan terakhir oleh unit Dokkes Polres Banteng pada Senin 3 Juni, Dandi tidak mengeluh sakit, bahkan tekanan darahnya cukup normal.

Irfan Mahadi Als Dandi (39) menjalani masa tahanan di Polres Banteang atas kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba dan kasus perjudian. Dandi diketahui warga Kampung Rappoa, Desa Rappoa Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.

"Jadi, menurut keterangan kakak korban Irwan Darkim adiknya mempunyai riwayat sakit liver, jantung dan hepatitis, saat ditanya penyidik pada saat proses hukumnya berjalan di Sat Reskrim Polres Bantaeng terkait Tindak Pidana penyalahgunaan Narkoba dan kasus Tindak Pidana Perjudian. Dan juga diketahui bahwa Dandi pernah menderita liver stadium 4 dan lama opname di Rumah Sakit (RS)," pungkasnya

Loading...
Loading...