Senin, 03 Juni 2019 10:29 WITA

Sriani Sempat Lihat Pembunuh Adiknya Tergesa-gesa Tinggalkan Rumah

Editor: Aswad Syam
Sriani Sempat Lihat Pembunuh Adiknya Tergesa-gesa Tinggalkan Rumah

RAKYATKU.COM, KEDIRI – Senin, 27 Mei 2019. Sriani dan adiknya, Endang Widiyawati (40), janjian hendak ke pasar Kras, Kediri. Saat itu, Endang minta ijin mau ke rumahnya, mengambil perhiasan untuk dia jual.

Namun lama menunggu, Endang tak kunjung muncul. Ponselnya juga tak bisa dihubungi.

Akhirnya Sriani memutuskan untuk menyusul Endang ke rumahnya. Di tengah jalan, Sriani bertemu dengan Ahmad Jaini (50), iparnya yang juga suami Endang.

Dia tampak tergesa-gesa. Dia melarang Sriani ke rumah. "Rumah terkunci, tak ada orang," ujarnya sambil berlalu.

Namun, Sriani curiga. Ada sesuatu yang disembunyikan adik iparnya itu. Dia tetap ke rumah dan mendapati rumah dalam keadaan sepi.

Dibantu warga, Sriani lalu mencongkel pintu rumah. Di dalam, dia berteriak histeris. Adiknya, Endang tewas bersimbah darah. Ada luka sayatan di lehernya.

Polisi melakukan penyelidikan. Pelakunya mengarah ke Ahmad Jaini. Pria asal Desa Nyawangan, Kecamatan Kras itu kemudian diburu. 

Namun, dia ditemukan tewas di tengah kebun tebu Dusun Nyawangan, Jumat  (31/5/2019) lalu. Karena pelaku dinyatakan tewas, kasus ini ditutup.

Loading...

“Karena dalam kasus ini tersangka telah meninggal, maka kasusnya ditutup,” ujar Kanitreskrim Polsek Kras Aiptu M. Khojin sebagaimana dilansir Radar Kediri.

Lokasi penemuan mayat Mad –panggilan Ahmad Jaini– sekitar 2 kilometer (km) dari rumahnya. Di rumah itulah, sopir traktor ini ditengarai menghabisi Endang, istrinya. Ibu satu anak tersebut terluka sayat senjata tajam (sajam) di lehernya. Motifnya diduga cemburu.

Kemarin, Minggu, (2/6/2019) jenazah Mad rencana akan diotopsi sekitar pukul 18.00 WIB. “Karena tubuh luarnya dalam keadaan membusuk, maka untuk mengetahui penyebab kematian dapat diketahui dari organ dalam,” ungkapnya.

Sebelumnya, Mad sempat menjadi buronan polisi selama empat hari. Itu setelah keberadaannya tak diketahui pasca kematian istrinya. Usai Endang meninggal di kamarnya, Mad memang menghilang dari tempat tinggalnya.

Dalam pencarian, jenazah Mad akhirnya baru ditemukan pada Jumat (31/5/2019). Ketika ditemukan, tubuh laki-laki yang menggunakan kaus merah ini sudah dalam keadaan membusuk. Diduga saat dalam pelarian, penyakit asmanya kambuh. 

Di lokasi kejadian penemuan mayat, petugas menemukan plastik obat yang merupakan obat asma. Obat tersebut didapat Mad dari RS Muhammadiyah Kediri. Di sana tempat dia berobat.

Loading...
Loading...