Minggu, 02 Juni 2019 13:13 WITA

Perusahaan Ini Dicap Menjijikkan Karena Dorong Karyawan Pakai Rok Pendek

Editor: Suriawati
Perusahaan Ini Dicap Menjijikkan Karena Dorong Karyawan Pakai Rok Pendek
Getty Images

RAKYATKU.COM - Sebuah perusahaan di Rusia mendapat kecaman dan dicap 'menjijikkan' karena mendorong wanita memakai rok pendek.

Tatprof, pabrikan aluminium Rusia telah meluncurkan kampanye 'feminin marathon' untuk bulan Juni. Ini memungkinkan karyawan wanita memperoleh bonus 100 rubel (Rp21.000) jika mereka mengenakan pakaian tertentu untuk bekerja.

Untuk mendapatkan uang tambahan ini, para karyawan harus mengenakan rok yang panjangnya "tidak lebih dari lima sentimeter dari lutut". Bukan itu saja, mereka harus mengambil foto sebagai bukti, dan mengirimnya ke perusahaan.

Skema aneh itu telah membuat marah banyak wanita di Twitter.

"Wow ... Jadi, Tatprof mengadakan kontes kewanitaan untuk para karyawannya di Rusia, pada dasarnya kelihatannya para bos dapat melihat gambar-gambar itu. Penyalahgunaan kekuasaan yang menjijikkan dan mengeksploitasi wanita," tulis seorang komentator.

Loading...

Namun perusahaan telah membela program mereka. Berbicara kepada stasiun radio Rusia Govorit Moskva, juru bicara perusahaan mengklaim bahwa kampanye itu bukan seksis, dan bahwa 60 wanita telah ambil bagian.

"Kami ingin mencerahkan hari kerja kami. Tim kami adalah 70 persen pria. Kampanye seperti ini membantu kami istirahat. Ini adalah cara yang bagus untuk menyatukan tim," katanya.

"Banyak wanita secara otomatis mengenakan celana panjang untuk bekerja, itulah sebabnya kami berharap bahwa kampanye kami akan meningkatkan kesadaran wanita kami, memungkinkan mereka untuk merasakan kewanitaan dan pesona mereka ketika mereka memilih mengenakan rok atau gaun."

Selain itu, perusahaan ini juga akan mengadakan acara-acara 'femininitas' lainnya bulan depan, termasuk kompetisi untuk melihat siapa yang paling cepat membuat pangsit.

Tags
Loading...
Loading...