Kamis, 30 Mei 2019 10:31 WITA

Video Ekstrem Melatih Bayi Berenang Viral, Kritikus Samakan Ritual Usir Setan

Editor: Suriawati
Video Ekstrem Melatih Bayi Berenang Viral, Kritikus Samakan Ritual Usir Setan
Screenshot

RAKYATKU.COM - Seorang pelatih renang Rusia dituduh 'menyiksa' bayi di dalam air setelah video melatih bayi di dalam kolam beredar.

Dalam video itu, Elena Rodionova terlihat mencelupkan kepala bayi ke dalam air dan membalik-baliknya, yang terlihat ekstrim.

Para kritikus mengatakan metode Rodionova membuat bayi tidak bisa bernapas. Surat kabar pro-Kremlin bahkan menyamakan tekniknya dengan 'ritual pengusiran setan'.

Namun wanita itu mendesak orang tua untuk mengabaikan kritikan orang-orang, dan mengklaim bahwa ia dapat menyembuhkan cacat anak-anak.

Rodionova mengatakan, ia dapat meningkatkan perkembangan anak dengan pelajaran 'senam air'.

Klaimnya dibenarkan oleh kliennya. Salah satu orang tua bernama Olga mengklaim bahwa Rodionova memberikan keajaiban pada anaknya.

"Dia banyak mengajar anak saya, tetapi saya tidak pernah membantahnya," katanya.

"Anak saya yang mengalami cerebral palsy mulai berjalan. Jika Anda tidak mengenal Elena, Anda tidak tahu keajaiban apa yang ia lakukan. Saya akan berterima kasih padanya selama sisa hidup saya."

Orang tua lain, Ella Starkova mengatakan bayinyaberenang 'mandiri' setelah satu setengah tahun diajar Rodionova.

"Anak kami berenang secara mandiri, tertarik, dan menolak untuk meninggalkan kolam," katanya.

"Dia memberinya antusiasme dan kegembiraan setiap pelajaran."

Dia juga mengklaim bahwa ucapan dan perkembangan mental anaknya 'meningkat secara signifikan'.

"Ini terlepas dari kenyataan bahwa ketika Maxim lahir, dokter mempertanyakan kemampuannya untuk berjalan," katanya.

Loading...

"Elena Rodionova menjadi penyelamat, memberi harapan dan akhirnya hasil yang melebihi semua harapan kami."

Namun pelatih renang lainnya sangat mengkritik Rodionova.  

Pelatih Natalia Kostromina mengatakan anak-anak harus merasakan cinta, bukan trauma.

"Anak-anak dapat diajari segalanya dengan bantuan latihan yang lembut dan nyaman," katanya. Dia menyebut menyebut teknik itu 'menakutkan'.

Sementara itu, dokter anak dan ahli neonatologi Elena Ignatieva memperingatkan bahwa "tindakan seperti itu terhadap anak tidak boleh diizinkan."

“Mereka dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan psikologis pada perkembangan anak."

“Setiap jungkir balik di bawah air, ke depan atau ke belakang, bahkan ke samping, secara fisiologis tidak berdasar."

"Ini berisiko menghirup air dan pendarahan otak hipoksia. Di masa depan anak-anak dapat mengembangkan kinetosis (mabuk perjalanan)."

"Tujuan manipulasi semacam itu tidak bisa saya pahami. Mereka tidak mengembangkan atau merangsang apa pun."

Ignatieva meminta pihak berwenang untuk melarang pelatihan Rodionova.

Menurut laporan, Rodionova juga menjadi tutor bagi pelatih-pelatih lain untuk bekerja di Jerman dan Spanyol.

Dia juga melatih setidaknya 50 pelatih di Rusia untuk bekerja di 17 pusat renang.

Loading...
Loading...