Selasa, 28 Mei 2019 17:52 WITA

Pembunuh Istri Itu Sudah Dua Tahun Selingkuhi Wanita Bandung

Editor: Aswad Syam
Pembunuh Istri Itu Sudah Dua Tahun Selingkuhi Wanita Bandung
Jasad Fisa Wuri Ermadani di kamar jenazah (kiri). Fisa semasa hidup (kanan).

RAKYATKU.COM, GRESIK - Bukan tanpa alasan Fisa Wuri Ermadani (32), mencurigai suaminya, Lutfi Dwi Haryanto (33) selingkuh.

Dia sudah sering memergoki sekuriti salah satu bank swasta itu, berbicara mesra dengan wanita lain. Termasuk pesan mesra wanita itu.

Bahkan sehari sebelum pembunuhan, korban yang mendatangi suaminya di tempat kerja, memergoki sang suami tengah berbicara dengan selingkuhannya.

Ujungnya, Lutfi yang ketahuan, kemudian tega menghabisi nyawa istrinya dengan cara mencekik di atas kasur, di kamar rumah mereka di Gresik, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019).

Selama bertahun-tahun, pelaku memiliki wanita idaman lain (WIL) yang disembunyikannya selama ini dari korban.   

Kanit Reskrim Polsek Driyorejo, Ipda Joko Supriyanto mengatakan, tersangka kesal dengan sikap istrinya yang marah berlebihan.

“Tersangka mengakui sendiri telah menghabisi nyawa istrinya sendiri dengan cara dicekik,” ujarnya, Senin (27/5/2019) seperti dilansir dari Tribunnews.

Menurut Joko, Rizki, adik korban, kepada polisi mengatakan, dirinya mengetahui ada wanita lain di balik rumah tangga kakak kandungnya itu.

Dia sempat mengetahui bahwa ada perempuan yang mengirim pesan melalui media sosial Facebook.

Isinya, mencari tahu siapa Lutfi sebenarnya.

"Saat itu tidak saya respons,” ucap Joko menirukan Rizki.

Loading...

Kepada petugas Rizki juga mengakui pernah melihat foto berdua antara Lutfi dengan perempuan tersebut.

Wanita simpanan tersebut diduga berasal dari Bandung.

Disinyalir mereka berdua sudah menjalih hubungan sekitar dua tahun lebih.

"Itu semua keterangan sementara dari adik korban, saat ini sedang kami periksa lebih dalam," tutupnya.

Selain adik korban, Joko akan menghadirkan anak pertama korban bersama kakak kandung Lutfi dan atasan di mana pelaku bekerja.

"Barang bukti sepeda motor di tempat pelaku bekerja juga akan kita ambil," terangnya.

Kasus pembunuhan bermotif asmara itu benar-benar menggegerkan masyarakat Desa Tanjungan, Kecamatan Driyorejo, pada Minggu (26/7/2019) malam.

Warga berdatangan ingin melihat dari dekat kondisi korban yang masih di dalam rumah.

Korban ditemukan meninggal dengan kondisi terlentang di atas kasur di dalam kamar dengan kondisi memar di bagian leher.

Loading...
Loading...