Selasa, 28 Mei 2019 10:13 WITA

Kasus Politisi PPP dan Seorang RW Terduga Pelanggar Pemilu Dilimpah ke Polisi

Penulis: Syukur
Editor: Aswad Syam
Kasus Politisi PPP dan Seorang RW Terduga Pelanggar Pemilu Dilimpah ke Polisi
Humas Bawaslu Makassar, Maulana.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dua kasus dugaan pelanggaran selama tahapan pemilu 2019 di Makassar, diserahkan ke penyidik. Dua kasus ini diserahkan ke penyidik kepolisian, setelah dinyatakan cukup bukti.

Dua kasus tersebut adalah kasus dugaan money politics yang menjerat politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika (BBT) dan Syamsir Saeni, seorang Ketua RW di Makassar yang diduga kuat melakukan pencoblosan berulang saat (17/5/2019) lalu.

"Sudah dilimpahkan di Gakkumdu dari Bawaslu ke penyidik Gakkumdu. Selanjutnya akan diproses oleh kepolisian. Tadi pelimpahan diterima langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Makassar," ungkap Maulana, Humas Bawaslu Makassar, Senin, (27/5/2019) malam.

Pelimpahan tersebut dilakukan sekitar pukul 14:00 Wita di Mapolrestabes Makassar. Pelimpahan dilakukan bersamaan dengan barang bukti hasil temuan selama diproses di Bawaslu Makassar. 

Loading...

"Sudah dilimpah bersama barang bukti, keterangan saksi dan bukti-bukti lain yang ditemukan selama proses," tambahnya.

Oknum RW, Syamsir Saeni sesuai hasil temuan selama proses di Bawaslu, diduga kuat melakukan pencoblosan secara berulang. 

"Hasil temuan yang bersangkutan diduga kuat mecoblos di beberapa TPS yang berbeda di Kelurahan Pandang. Yang bersangkutan pindah TPS namun tidak diketahui oleh KPPS, bahwa dia telah memilih di tempat lain karena tinta di jarinya tidak ada atau hilang," bebernya.

Loading...
Loading...