Senin, 27 Mei 2019 17:39 WITA

Mudik Via Udara Sepi, Pergerakan Pesawat Berkurang 100 Per Hari

Penulis: Syukur
Editor: Abu Asyraf
Mudik Via Udara Sepi, Pergerakan Pesawat Berkurang 100 Per Hari
General Manager Airnav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) Novy Pantaryanto

RAKYATKU.COM - Arus mudik via udara jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak tanggung-tanggung, penurunannya mencapai 25 persen.

Menurunnya arus mudik via udara sudah mulai terlihat pada trafik penerbangan dalam beberapa bulan terakhir. 

General Manager Airnav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) Novy Pantaryanto, Senin (27/5/2019).

"Kemungkinan arus mudik tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Sejak awal tahun terjadi penurunan pergerakan pesawat secara umum, khususnya di Makassar," ungkap Novy.

Dijelaskan pergerakan pesawat di Bandara Hasanuddin turun 25 persen. Dibandingkan pada jelang Lebaran tahun 2018 lalu yang mencapai 360 pergerakan pesawat per hari. 

"Tahun ini jumlahnya menurun menjadi sekitar 260 pergerakan per hari," tambahnya.

Kenaikan harta tiket merupakan dampak meningkatnya biaya operasi pesawat. Salah satu yang mempengaruhi adalah pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. 

Loading...

Jika penerbangan domestik berkurang, maka hal berbeda pada penerbangan internasional. Terlihat sama saja dengan tahun sebelumnya.

Penurunan pergerakan pesawat domestik membuat pendapatan Airnav turut berkurang meski pelayanan maksimal telah dilakukan.

Novy mengatakan jika kondisi terus seperti ini kemungkinan Airnav tidak mencapai target Rp3,8 triliun dalam satu tahun. 

"Diperkirakan dua puluh persen atau Rp300 miliar tak terkejar. Namun ada sisi positifnya. Karena pergerakan pesawat berkurang, tingkat pelayanan kita terhadap maskapai semakin baik. Karena petugas bisa sedikit lebih berkonsentrasi dengan penerbangan yang lebih sedikit," tambahnya.


 

Loading...
Loading...