Senin, 27 Mei 2019 14:29 WITA

Incar Kakak Ipar, Akuntan Ini Habisi Istrinya

Editor: Aswad Syam
Incar Kakak Ipar, Akuntan Ini Habisi Istrinya
Fahima Yusuf dan Ahmed Dawood Seedat saat menikah.

RAKYATKU.COM, AUSTRALIA - Usai tertangkap, akhirnya jelaslah motif  seorang akuntan asal Australia Barat, Ahmed Dawood Seedat (37), menghabisi nyawa Fahima Yusuf (32).

Dia tergiur dengan kakak Fahima, yang notabene iparnya.

Seedat berulang kali mendekati sang adik ipar. Namun, kakak iparnya hanya memandangnya tak lebih dari sekadar saudara.

"Kau membayangkan masa depan dengan kakak iparmu ... kau menjadi sangat tergantung secara emosional padanya," kata Hakim Bruno Fiannaca dari Pengadilan Tinggi Australia Barat, setelah menjatuhkan vonis 23 tahun penjara kepada Seedat pada Senin, 27 Mei 2019.

Seedat kata Fiannaca, juga mencari di internet dengan kata kunci, 'Secara Islam, bisakah kamu menikahi saudara iparmu jika adiknya mati?'

Incar Kakak Ipar, Akuntan Ini Habisi Istrinya

Penyebab kematian Fahima masih belum ditentukan, tetapi Hakim Fiannaca mengatakan, dia menderita luka pada kepala dan tubuhnya, dan memiliki pasir di mulutnya tetapi tidak di saluran udara.

Sebelumnya diberitakan, Fahima tewas dihabisi suaminya saat tertidur bersama anak-anaknya di rumah mereka di Carlisle pada 31 Agustus 2018. Kepalanya dihantam dongkrak, lalu dicekik.

Loading...

Setelah kematian Fahima, Seedat berbohong untuk menjelaskan ketidakhadirannya, memberi tahu teman dan tetangga bahwa dia pergi ke Inggris untuk operasi mata, dan memberi tahu saudara perempuannya bahwa dia telah meninggalkannya.

Seedat juga meminta seorang teman untuk menelepon ayah Fahima di negara bagiannya, dan menyamar sebagai seorang polisi.

Hakim Fiannaca mengatakan, itu adalah bagian dari upaya Seedat mengaburkan kematian korban.

"Ini mungkin secara teknis canggung, tetapi itu perilaku yang diperhitungkan," katanya.

Fahima dilaporkan hilang empat hari setelah kematiannya dan polisi menemukan mayatnya pada hari berikutnya.

Hakim Fiannaca mengatakan, Seedat telah merampas Fahima dari kedua orang tuanya, tetapi menerima bahwa dia sangat menyesal.

Seedat secara terpisah menghadapi tuduhan penipuan, dengan tuduhan dia mencuri USD5,7 juta.

Loading...
Loading...