Senin, 27 Mei 2019 09:56 WITA

Gabung ISIS, Tiga Warga Prancis Dijatuhi Hukuman Mati di Irak

Editor: Suriawati
Gabung ISIS, Tiga Warga Prancis Dijatuhi Hukuman Mati di Irak
Reuters

RAKYATKU.COM - Pengadilan Irak telah menjatuhkan hukuman mati kepada tiga warga negara Prancis, karena bergabung dengan kelompok Negara Islam (ISIS).

Ketiganya diidentifikasi sebagai Kevin Gonot, Leonard Lopez, dan Salim Machou. Mereka ditangkap di Suriah oleh Pasukan Demokrat Suriah, kemudian dipindahkan ke Irak untuk diadili.

Mereka adalah anggota ISIS pertama dari Perancis yang dijatuhi hukuman mati di Irak. Sekarang, mereka memiliki 30 hari untuk mengajukan banding.

Irak telah menahan ribuan jihadis yang dikirim dari negara tetangga Suriah dalam beberapa bulan terakhir. Mereka ditangkap selama pertempuran untuk menghancurkan 'kekhalifahan' IS.

Pada bulan Mei, Pengadilan Irak mengatakan bahwa mereka telah mengadili dan menghukum lebih dari 500 tersangka anggota ISIS asing sejak awal 2018.

Namun, sejauh ini pengadilan hanya menguhukum mereka untuk hidup di penjara dan belum ada anggota ISIS asing yang dieksekusi.

Siapa yang diadili?
Ketiga orang yang didili ini termasuk di antara 13 warga negara Perancis yang ditangkap di Suriah timur dan diserahkan kepada pemerintah Irak pada bulan Februari.

Loading...

Satu orang kemudian dilepaskan karena diketahui telah melakukan perjalanan ke Suriah untuk mendukung minoritas agama Yazidi.

Kevin Gonot telah berjuang untuk ISIS sebelum ditangkap di Suriah bersama ibu, istrinya, dan saudara tirinya. Dia juga telah dihukum in absentia oleh pengadilan Prancis selama sembilan tahun penjara.

Salim Machou adalah anggota brigade Tariq ibn Ziyad yang terkenal. Itu adalah jaringan teroris asing Eropa yang melakukan serangan di Irak dan Suriah dan merencanakan serangan lain di Paris dan Brussels.

Leonard Lopez berasal dari Paris. Dia bepergian dengan istri dan dua anaknya ke Mosul, Irak sebelum memasuki Suriah.

Lopez diyakini dijatuhi hukuman mati hanya berdasarkan serangkaian interogasi di penjara-penjara Baghdad.

Tags
Loading...
Loading...