Senin, 27 Mei 2019 09:33 WITA

"Sudah Pa, Kasihan Mama," Lutfi Cekik Istri hingga Tewas di Depan Anak

Editor: Aswad Syam
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, GRESIK - Lutfi Dwi Herianto (33), sudah ditetapkan tersangka. Dia tega membunuh istrinya, Visa Wuri Ermadani (32) di Driorejo, Gresik. Pembunuhan itu, malah dilakukan di depan mata dua anaknya.

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro, sebagaimana dilansir dari Tribunnews, menjelaskan kronologi dan motif pembunuhan tersebut, saat di kamar mayat RSUD Ibnu Sina, Senin (27/5/2019).

Sabtu, 25 Mei 2019, pukul 22.00 WIB, Visa mendatangi tempat kerja suaminya, yang bekerja sebagai salah satu penjaga bank swasta di wilayah Pasar Kembang, Surabaya.

Saat itu, Visa mendapati suaminya sedang menelpon seseorang yang diduga selingkuhannya.

Akhirnya mereka pun cekcok di tempat suaminya. Tidak hanya adu mulut, bahkan saling tarik menarik baju.

Sambil menangis, Visa memantapkan diri untuk menginap di tempat kerja suaminya itu.

Pukul 03.00 WIB, Visa menelepon rekan kerja suaminya, agar dia segera dikeluarkan dari tempatnya bekerja.

Dua jam kemudian, saking kesalnya Visa sempat merusak motor milik suaminya yang terparkir.

Pukul 07.00 WIB, ibu dua anak ini kembali ke rumahnya di Perum Pesona Bukit Tanjung Blok E No 38, Dusun Lenggan, Desa Tanjungan, Kecamatan Driyorejo.

Sekitar setengah jam berselang, Lutfi pulang ke rumah dan mendapati istrinya sedang istirahat, lalu Lutfi pun tertidur di ruang tengah depan TV.

Saat terbangun, Lutfi langsung minta maaf kepada istrinya namun ditolak.

Pukul 13.00 WIB, Visa selesai mandi, Lutfi kembali meminta maaf namun tidak direspons, keduanya kembali cekcok dan adu mulut dengan nada tinggi.

Saat itu, Lutfi langsung mengambil makanan. Visa kemudian mengambil gunting lalu diarahkan ke suami, namun berhasil ditepis.

Sempat ada satu sayatan luka di sebelah dada kiri atas, akibat tusukan benda tajam itu.

Loading...

Tidak sampai di situ, Visa langsung mengambil baju-baju milik Lutfi di dalam lemari, kemudian digunting-gunting.

Lutfi yang terus meminta maaf bahkan sempat ditendang. Dia pun langsung melakukan perlawanan dengan mencekik istrinya di dalam kamar.

"Sudah pa, sudah pa kasihan mama," teriak anaknya sambil memegangi baju ayahnya.

Namun Lutfi telanjur kalap. Istrinya dicekik kurang lebih 15 menit, kemudian sempat masih bernafas. Kemudian ditambah lagi penekanan dengan kepalan tangan sebelah kanan, dan bekapan bantal pada hidung selama 10 sampai 12 menit, setelah itu baru lemas dan diduga korban telah meninggal dunia.

Melihat istrinya telah meninggal, dia langsung mengajak dua anaknya meninggalkan rumah dan pergi menuju rumah saudaranya di Surabaya.

Pukul 17.15 WIB dia kembali ke Gresik menuju Polsek Driyorejo menyerahkan diri dan mengakui perbutannya.

Di hadapan petugas, Lutfi mengaku kesal dengan perlakuan istrinya yang berlebihan.

Lutfi mengaku menyesal, apalagi dua buah hatinya akan tumbuh besar tanpa sosok orang tua.

Usai melakukan olah rekonstruksi awal di lokasi kejadian petugas mengamankan dua buah handphone yang rusak usai dibanting.

Satu buah tas hitam yang berisi baju kerja milik Lutfi yang sobek.

"Tersangka kita jerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman selama-selamanya penjara 15 tahun," tegas AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Saat ini jenazah Visa sedang diautopsi di RSUD Ibnu Sina. Leher Visa tampak memerah bekas cekikan.

Loading...
Loading...