Minggu, 26 Mei 2019 11:00 WITA

Tuntutan Prabowo: Ditetapkan Jadi Presiden atau Pemilu Ulang

Editor: Abu Asyraf
Tuntutan Prabowo: Ditetapkan Jadi Presiden atau Pemilu Ulang
Prabowo dan Sandiaga pada sesi debat beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM - Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mengajukan tujuh tuntutan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, intinya hanya dua poin. 

Dikutip dari berkas gugatan yang diserahkan ke MK, tujuh tuntutan Prabowo-Sandi, intinya meminta agar pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin didiskualifikasi dan Prabowo-Sandi ditetapkan sebagai pemenang.

Pada tuntutan pertama, Prabowo-Sandi meminta MK mengabulkan permohonan pemohon seluruhnya.

Kedua, menyatakan batal dan tidak sah Keputusan KPU Nomor 987/PL.01.08-KPT/06/KPU/V/2019 tentang Penetapan Hasil Pemilu Presiden, Anggota DPRD, DPD tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Nasional di Tingkat Nasional dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum Tahun 2019.

Ketiga, menyatakan pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran dan kecurangan pemilu secara terstruktur, sistematis, dan masif.

Keempat, membatalkan atau mendiskualifikasi pasangan calon presiden dan wakil nomor urut 01, Presiden H Joko Widodo dan KH Mar'uf Amin sebagai Peserta Pilpres 2019.

Kelima, menetapkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode tahun 2019-2024.

Keenam, memerintahkan kepada termohon (KPU) untuk mengeluarkan surat keputusan tentang penetapan H Prabowo Subianto dan H Sandiaga Salahudin Uno sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode tahun 2019-2014.

Ketujuh, memerintahkan termohon (KPU-red) untuk melaksanakan pemungutan suara ulang secara jujur dan adil di seluruh wilayah Indonesia, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 22e ayat 1 UUD 1945.

"Apabila Mahkamah berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono)," ujar tim hukum.

Berdasarkan keputusan KPU, jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239. Sehingga selisih suara sebanyak 16.957.123. 

Dalam gugatannya ke MK, tim hukum Prabowo-Sandi menyerahkan sejumlah link berita yang menggambarkan masifnya dugaan kecurangan tersebut.

Berikut link berita yang dijadikan bukti ke MK:

1. Bukti P-12

Bukti link berita 26 Maret 2019 dengan judul "Polisi Diduga Mendata Kekuatan Dukungan Capres hingga ke Desa"

2. Bukti P-31

Bukti link berita 7 Januari 2019 dengan judul "Pose Dua Jadi di Acara Gerindra, Anies Terancam 3 Tahun Penjara"

3. Bukti P-14

Bukti link berita 6 November 2018 dengan judul "Pose Jari Luhut dan Sri Mulyani Bukan Pelanggaran Pemilu"

4. Bukti P-15

Loading...

Bukti link berita 11 Desember 2018 dengan judul "Kades di Mojokerto Dituntut 1 Tahun Percobaan karena Dukung Sandiaga"

5. Bukti P-16

Bukti link berita 12 Maret 2019 dengan judul "Bawaslu Setop Kasus 15 Camat Makassar Deklarasi Dukung Jokowi"

6. Bukti P-17

Bukti link berita 13 Januari 2019, dengan judul "Gubernur dan 9 Bupati di Bengkulu Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf"

7. Bukti P-18

Bukti link berita 10 Januari 2019 dengan judul "Wagub Sulbar dan 5 Bupati Deklarasi Dukung Jokowi"

8. Bukti P-19

Bukti link berita 12 September 2018 dengan judul "15 Gubernur Tegaskan Dukungan Kepada Jokowi-Ma'rug di Pilpres 2019"

9. Bukti P-20

Bukti link berita 9 April 2019 dengan judul "12 Kepala Daerah di Sumatera Barat Deklarasi Dukungan Jokowi".

10. Bukti P-21

Bukti link berita dengan judul "6 Kepala Daerah di Maluku Utara Hadiri Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf"

11. Bukti P-22

Bukti link berita dengan judul "Bawaslu Putuskan Deklarasi Ganjar dan 31 Kepala Daerah Melanggar"

12. Bukti P-24

Bukti link berita 10 April 2019 dengan judul "Jokowi Mendapat Dukungan Saat Hadiri Silaturahmi Nasional Kepala Desa"

13. Bukti P-25

Bukti link berita 2 Agustus 2018, dengan judul "Pameran Mobil Jadi Kampanya Tagar #Jokowi2Periode"

Loading...
Loading...