Minggu, 26 Mei 2019 10:19 WITA

Cekcok dengan Istri, Waria di Palembang Ini Bunuh Ketua Sekaligus Pacarnya

Editor: Abu Asyraf
Cekcok dengan Istri, Waria di Palembang Ini Bunuh Ketua Sekaligus Pacarnya
Jagad

RAKYATKU.COM - Katanya pacaran. Jagad (27) justru tega membunuh kekasihnya, Ita alias Irwan Effendi (56) yang juga seorang laki-laki.

Jagad menjalin hubungan sejenis dengan Ita. Belakangan hubungan mereka kandas karena Jagad menikahi seorang perempuan di Bengkulu. 

Namun, rumah tangganya mengalami masalah. Dia memutuskan kembali ke Palembang dan menemui Ita. 

"Kalau tidak ada uang saya memang selalu menemui Ita. Kami memang pacaran,selama dua tahun," kata Jagad seperti dikutip dari Kompas.com.

Pada saat kejadian, keduanya sempat terlibat cekcok. Dalam pertengkaran itu, Ita mencaci maki dengan kata-kata kasar. Jagad mengaku emosi dan langsung menghantam kepala korban dengan menggunakan batu hingga tewas. 

"Saya dibilang binatang, enggak jelas atau apalah, jadi saya marah, langsung ambil batu itu. Saya khilaf karena perkataan korban," ungkapnya.

Sebelumnya, Ita yang juga ketua persatuan waria setempat ditemukan tewas dengan kondisi mengalami luka tusuk di Rumah Susun (Rusun) Blok 12 Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, Sumatera Selatan pada Minggu (17/2/2019). 

Loading...

Jasadnya pertama kali ditemukan Andi Putra Wijaya (36), keponakan Ita. Saat itu, Andi diminta oleh ibunya untuk menghubungi pamannya tersebut.

Polsek Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan akhirnya menangkap Jagad (27) yang sebelumnya ditetapkan sebagai buronan sejak tiga bulan terakhir. 

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Masnoni mengatakan, Jagad ditangkap di Kota Lubuk Linggau saat bersembunyi di rumah kontrakannya. 

Menurut Masnoni, tersangka sempat kabur ke Tangerang usai membunuh Ita. Namun, karena kehabisan uang, Jagad memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Desa Simpang kota Beringin Kecamatan Meringi Kabupaten Kepayang Curup, Bengkulu.

"Karena tak betah di rumah, pelaku kembali pindah ke kota Lubuk Linggau dan tinggal di rumah kontrakan. Disanalah langsung kita tangkap, pelaku memang licin dan selalu berpindah tempat," kata Masnoni.

Loading...
Loading...