Sabtu, 25 Mei 2019 16:27 WITA

"Menyerahlah!" Imbauan Polisi ke Tetti yang Manfaatkan Anak Jadi Kurir Narkoba

Penulis: Azwar Basir
Editor: Aswad Syam
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polisi belum berhasil menangkap Tetti Indah Sari, yang menyuruh anaknya N (14) untuk mengambil paket narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kilogram yang dikirim dari Jakarta.

"Sampai saat ini Tetti belum berhasil ditangkap, dia masih melarikan diri," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani kepada Rakyatku.Com.

Kombes Dicky Sondani pun meminta dengan tegas kepada pelaku, untuk menyerahkan diri sebelum diseret oleh anggota polisi dari tempatnya. Sebab, ia tetap akan menjadi incaran karena telah menjadikan anaknya sebagai kurir narkoba.

"Saya harapkan kepada Tetti Indah Sari lebih baik Anda menyerah saja. Secara naluri ibu, Anda korbankan anak Anda. Anda di luar senang-senang tapi anak jadi korban jadi saya harapkan Anda segera menyerahkan diri, kalau tidak Anda akan kami tangkap segera," tegasnya. 

Sebelumnya, Resmob Polda Sulsel berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kg di Kota Makassar, Sabtu (18/5/2019).

Pelakunya, bocah 14 tahun berinisial N yang disuruh oleh ibu kandungnya  sendiri Tetti Indah Sari untuk mengambil barang haram yang terbungkus paket kiriman di sekitar pusat perbelanjaan Ramayana Jalan AP Pettarani Kota Makassar.

Loading...

"Ibunya ini meminta kepada anaknya  untuk pergi mengambil paket itu di sekitar Pengayoman, anaknya itu tidak mengetahui kalau tas itu berisi Narkoba 1 kg," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, saat bocah 14 tahun tersebut mengambil barang haram tersebut, anggota Resmob Polda Sulsel langsung menangkap bersama dengan barang bukti yang ada di tangannya.

"Tetti ini menerima paketan sabu-sabu dari Jakarta melalui ekspedisi dan yang menerima adalah anaknya. Nama perusahaan yang mengirim Aulia Shop," katanya. 

"Menurut keterangan N, dia sama sekali tidak mengetahui apa isi paket tersebut. Dia cuma diperintah oleh orang tuanya untuk mengambil paket, dan kemudian membawa ke salah satu tempat," tuturnya.

"Ini salah satu modus terbaru juga dari para pelaku narkoba, yang menggunakan anaknya sendiri," tutupnya.

Loading...
Loading...