Sabtu, 25 Mei 2019 03:30 WITA

Amien Rais Tak Yakin Gugatan ke MK Bisa Ubah Keadaan 

Editor: Abu Asyraf
Amien Rais Tak Yakin Gugatan ke MK Bisa Ubah Keadaan 
Amien Rais

RAKYATKU.COM - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais pesimistis gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) bisa mengubah keadaan.

"Sesungguhnya kami tahu BPN ini tidak mengakui. Tapi, kita dipaksa oleh jalur hukum. Kalau nggak mengakui silakan ke MK. Hari ini saya kira sudah turun ke MK, walaupun saya pesimistis mengubah keadaan," katanya kepada wartawan, usai diperiksa, Jumat (24/5/2019).

Meski begitu, mantan ketua PP Muhammadiyah melihat, upaya hukum melalui MK itu bisa meredam pergerakan massa. Sehingga, lanjutnya, dari sini dapat dilihat tidak benar bahwa people power yang ia serukan berniat untuk makar.

"Dan berbarengan dengan masuk ke MK itu maka gerakan rakyat akhirnya juga cooling down," tegas Amien.

Amien Rais diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana di Polda Metro Jaya. Pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum berjalan selama kurang lebih 10 jam.

Amien mengaku dicecar 37 pertanyaan oleh penyidik. Seluruhnya terkait pengerahan atau pergerakan massa atau people power.

Loading...

Amien menilai people power wajar terjadi di negara demokrasi. Apalagi katanya, jika terjadi kecurangan yang bersifat masif dan struktur, maka lumrah bila ada kelompok yang tidak mengakui keputusan penyelenggara pemilu.

Namun, dia pun menyadari bahwa pergerakan massa tersebut dibatasi oleh undang-undang. Oleh sebab itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akhirnya mengambil jalur Mahkamah Konstitusi (MK), meski dia meragukan proses itu akan mengubah keadaan.

Kuasa hukum Amien Rais, Ahmad Yani mengaku, penyidik sempat menanyakan keterkaitan antara pernyataan Amien dengan aksi 21-22 Mei. Namun, pihak Amien membantahnya karena memang tidak ada gerakan makar.

"Tadi ditanya apakah ada hubungan pernyataan pak Amien dengan aksi 21 dan 22, nggak ada hubungan, dan faktanya nggak ada," ujar Ahmad Yani.

Loading...
Loading...