Jumat, 24 Mei 2019 21:45 WITA

Hakim Bersepakat Tidak Ikut Terima Berkas Gugatan Prabowo, Ini Alasan MK

Editor: Abu Asyraf
Hakim Bersepakat Tidak Ikut Terima Berkas Gugatan Prabowo, Ini Alasan MK
Wakil Ketua MK, Prof Dr Aswanto

RAKYATKU.COM - Berkas gugatan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno malam ini dipastikan hanya akan diterima panitera. Itu hasil rapat hakim konstitusi beberapa saat yang lalu.

"Kami baru saja rapat di atas. Yang akan menerima (berkas gugatan) nanti kalau ada ya, kalau ada yang menerima nanti kalau ada langsung panitera," ujar Wakil Ketua MK, Prof Aswanto, Jumat malam (24/5/2019).

Guru besar ilmu hukum Universitas Hasanuddin Makassar itu memastikan tidak ada hakim yang hadir untuk menerima berkas gugatan tersebut. Keputusan itu diambil demi menunjukkan netralitas MK.

"Khawatir jangan sampai ada gestur yang dipelintir. Jadi tidak ada hakim yang hadir, karena kan di luar sudah ada isu yang berkembang hakimnya ada kampret, ada cebong," jelas mantan ketua Bawaslu Sulsel itu. 

Aswanto mengatakan pada persidangan sengketa pilpres nanti akan ditangani sembilan hakim konstitusi. Kesembilan hakim itu diberikan kebebasan menggali semua data dari ahli dan saksi. 

Loading...

"Jadi (sidang sengketa) pilpres dipimpin Ketua Mahkamah Konstitusi (Anwar Usman), kemudian anggota pleno 8 hakim lain. Semua akan menangani dan semua hakim diberikan kebebasan menggali apa yang ingin dia peroleh dari ahli dari saksi," lanjutnya seperti dikutip dari Detikcom. 

Dia berharap tidak ada pengerahan massa saat sidang berlangsung nanti. Menurutnya, akan lebih produktif jika massa fokus mengumpulkan bukti-bukti kuat yang jadi modal dalam persidangan.

Sebab, lanjutnya, hakim MK dipastikan tidak akan terpengaruh aksi massa. Hakim hanya akan fokus menilai bukti-bukti yang dihadirkan dalam persidangan.

Loading...
Loading...