Jumat, 24 Mei 2019 20:29 WITA

Wahyu Jayadi Kerap Melamun, Pikir Pengukuhan Guru Besarnya

Penulis: Deni Indrawan
Editor: Mays
Wahyu Jayadi Kerap Melamun, Pikir Pengukuhan Guru Besarnya
wahyu Jayadi

RAKYATKU.C0M, MAKASSAR - Manusia terkadang tidak bisa menerima takdir buruk terhadap dirinya. Nasi sudah menjadi bubur, penyesalan tidak lagi berguna.

Kini hal tersebut dirasakan oleh seorang pria yang tidak asing lagi namanya, karena membunuh rekan kerjanya Sitti Zulaiha. Dia adalah Wahyu Jayadi.

Kuasa Hukum Wahyu Jayadi, M Shyafril Hamzah mengatakan, kliennya sering terdiam secara tiba-tiba saat berbicara dengan orang.

"Wahyu Jayadi sering melamun pikir gelar profesornya yang rencanakan dikukuhkan pada 5 April 2019," ungkapnya kepada Rakyatku.com di Kantor Hukumnya di Jalan Rusa Makassar, Kamis (23/5/2019) lalu.

Kata M Shyafril Hamzah, bukan hanya itu yang menjadi beban pikiran kliennya yang bergelar doktor itu, akan tetapi dia juga memikirkan buah hatinya yang ikut menanggung beban perbuatannya.

loading...

"Anak bungsunya sering menangis. Apalagi anak bungsunya satu kamar dengan anak sulungnya yang sekarang rutin konsultasi dengan dokter psikiater," bebernya.

Oleh karena itu, M Shyafril Hamzah meminta Wahyu Jayadi untuk memperbaiki diri melalui agama.

"Saya minta Pak Wahyu untuk menerima kenyataan ini. Saya minta dia bertaubat. Makanya dia sekarang fokus memperbaiki diri dengan taat beragama," pungkasnya.

Loading...
Loading...