Jumat, 24 Mei 2019 16:07 WITA

Siswi SMP Ini Digauli di Atas Mobil, Terbongkar Saat Ibu Lihat Cupang di Lehernya

Editor: Aswad Syam
Siswi SMP Ini Digauli di Atas Mobil, Terbongkar Saat Ibu Lihat Cupang di Lehernya
Cobo-Perez dan korban yang dihamilinya.

RAKYATKU.COM, INGGRIS - Seorang imigran ilegal berusia 20 tahun telah ditangkap karena diduga berhubungan seks dengan seorang gadis berusia 11 tahun. Gadis itu kini hamil.

Carlos Jacinto Cobo-Perez, seorang warga Phoenix berusia 20 tahun, telah didakwa melakukan tindak kejahatan, yang diperburuk dengan tindak kejahatan dan perilaku seksual dengan anak di bawah umur. Dia ditangkap pada 17 Mei.

Pihak berwenang pertama kali mengetahui hubungan seksual keduanya pada November 2018, setelah ibu gadis itu menemukan cupang di lehernya. 

Korban memberi tahu ibunya bahwa dia dan Cobo-Perez sedang menjalin hubungan. Demikian dilansir dari AZ Family.

Polisi mengatakan, praremaja memberi tahu mereka bahwa pria berusia 20 tahun itu telah mencium bibirnya beberapa kali, dan merupakan orang yang memberinya tanda di leher.  

Seorang remaja berusia 16 tahun yang tinggal di kompleks apartemen tersangka dekat 7th Street dan Northern Avenue mengatakan kepada polisi, bahwa Cobo-Perez mengatakan bahwa keduanya jatuh cinta.

"Aku bilang itu gila. Saya mengatakan kepadanya bahwa dia harus mencoba untuk menjauh darinya karena dia kecil dan dia lebih tua," ujar gadis itu. 

Dalam sebuah wawancara polisi, Cobo-Perez berbagi bahwa dia tahu hubungan mereka salah, dan berjanji untuk tidak melanjutkannya. 

“Dia terus bersikeras. Dia gadis berusia 11 tahun. Umurnya 20. Hampir 21. Tapi dia bilang dia sudah tahu apa yang dia inginkan. Dia masuk ke kepalanya, dan dia mudah jatuh cinta," kata ayah tiri korban. 

Pria itu menceritakan, ia telah mendekati tersangka secara langsung, untuk menyuruhnya menjauh dari putri tirinya, tetapi Cobo-Perez justru memanggil polisi untuk menangkapnya.

"Aku marah. Saya ingin merawatnya sendiri, dan polisi berkata, 'Jangan terlibat, Anda akan mendapat masalah," tambah ayah tiri itu. 

Loading...

Gadis itu mengetahui dia hamil pada 17 Mei, melalui tes kehamilan. 

Ayah tiri korban menyatakan, dirinya sedang bekerja, dan dia ingin meninggalkan pekerjaan dan menghancurkan pria itu. 

Polisi menyatakan dalam laporan mereka, bahwa Cobo-Perez mengaku berhubungan seks dengan gadis itu di mobilnya, ketika sedang diparkir di dekat sekolahnya. 

Laporan itu mengatakan bahwa gadis itu seharusnya belajar di sekolah pada saat itu, dan keduanya tidak menggunakan pengaman saat berhubungan. 

Cobo-Perez menulis surat dalam bahasa Spanyol yang menyatakan bahwa 'dia tahu dia bisa pergi ke penjara karena memiliki hubungan dengan anak di bawah umur.

Dia menambahkan, dia tidak peduli jika dia masuk penjara. 

Polisi menyatakan bahwa pelaku datang ke negara itu secara ilegal. 

Dia mengatakan bahwa polisi sedang mempertanyakan status hukumnya sendiri ketika dia menanyakan kepada mereka rincian tentang putri tirinya. 

Investigasi internal telah diluncurkan mengapa Cobo-Perez tidak ditangkap pada 2018.    

Loading...
Loading...