Jumat, 24 Mei 2019 15:42 WITA

Ajakannya Ditolak untuk Minum Miras, Pria Ini Tikam Teman Sekamarnya

Editor: Aswad Syam
Ajakannya Ditolak untuk Minum Miras, Pria Ini Tikam Teman Sekamarnya
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, SINGAPURA - Seorang pria menikam teman sekamarnya dengan pisau, karena menolak untuk minum bersamanya.

Peristiwa berawal ketika dua teman serumah yang tinggal di Singapura, Li Yubao (31), dan Zhao Dong (41), bertengkar saat mereka makan malam bersama. 

Li, yang bekerja sebagai operator mesin, dilaporkan berusaha meyakinkan Zhao untuk minum sebotol anggur putih bersamanya. Namun, Zhao berpikir bahwa dia sudah cukup minum alkohol untuk malam itu dan karenanya, dia menolak tawaran Li.

Saat itulah hal-hal menjadi tidak terkendali.

Dilansir dari NextShark, Li gigih dan terus berusaha membuat Zhao minum lagi dengannya. 

Mereka kemudian terlibat perkelahian dan Li pergi ke dapur untuk mengambil pisau, yang dia tusukkan ke wajah teman sekamarnya. 

Zhao berusaha melindungi dirinya dengan lengan kirinya tetapi dengan melakukan itu, ia ditebas oleh Li. 

Teman serumah lain yang ada di sana, dengan cepat mengirim Zhao ke Rumah Sakit Umum Ng Teng Fong. 

Li tidak mengikuti dan tetap tinggal di apartemen.

Loading...

Setelah Zhao diperiksa, sebuah laporan medis yang diproduksi oleh rumah sakit mengungkapkan, bahwa luka di lengan Zhao begitu dalam sehingga tidak hanya tendon di bawahnya yang terbuka, tetapi sebagian ototnya juga robek 50%. Kedengarannya menyakitkan.

Akibatnya, Zhao harus dirawat di rumah sakit selama 12 hari, setelah menjalani operasi.

Pada 22 Mei, Li dijatuhi hukuman penjara selama 10 bulan karena tindakannya pada malam 29 Januari. 
Menurut dokumen pengadilan, Li dan Zhao telah tinggal bersama dan berbagi apartemen di Singapura barat dengan beberapa teman serumah lainnya selama sekitar satu bulan.

Yang mengatakan, Zhao awalnya tidak segera melaporkan kejadian itu karena dia takut hal itu dapat membahayakan karier Li di Singapura.

Namun, ia berubah pikiran dan membuat laporan, ketika Li tidak dapat mendanai tagihan medisnya keesokan harinya. 

Li dilaporkan ditangkap satu hari setelah insiden penembakan itu terjadi, tetapi polisi gagal menyita pisau yang digunakannya untuk menebas Zhao.

Sekadar diketahui, mereka yang bersalah karena secara sukarela menyebabkan cedera menggunakan senjata berbahaya di Singapura, dapat menghadapi hukuman penjara hingga tujuh tahun, didenda atau dicambuk, atau dihukum dengan beberapa kombinasi itu.

Loading...
Loading...