Kamis, 23 Mei 2019 18:30 WITA

Perampokan Marak, Warga Meksiko Beli Ponsel Palsu untuk Diserahkan Saat Ditodong

Editor: Suriawati
Perampokan Marak, Warga Meksiko Beli Ponsel Palsu untuk Diserahkan Saat Ditodong
Pixabay

RAKYATKU.COM - Perampokan bersenjata telah menjadi hal yang biasa di Mexico City. Menurut data baru-baru ini, rata-rata 70 perampokan dilaporkan di ibukota Meksiko dalam empat bulan pertama tahun 2019.

Sekitar dua pertiga dari kejahatan ini menargetkan pejalan kaki, sementara sisanya dilakukan terhadap penumpang angkutan umum dan pengendara yang terjebak kemacetan atau menunggu di lampu lalu lintas.

Insiden kejahatan seperti itu terus meningkat di kota itu. Dan karena orang-orang sudah menyadari risiko dirampok, mereka memutuskan membeli smartphone palsu untuk diserahkan kepada para perampok.

Smartphone palsu dijual sekitar 300 hingga 500 peso (Rp230.000 - Rp380.000).

Yang menarik, barang itu benar-benar replika yang tampaknya sempurna. Mereka menampilkan desain dan branding yang sama dengan model-model smartphone populer seperti iPhone dan Samsung Galaxy.

Di bagian dalam, mereka dipasangi sepotong logam besar untuk membuatnya berat, seperti smartphone yang sebenarnya.

Loading...

"Ini berguna untuk perampokan, sejumlah besar perampokan terjadi di Mexico City," kata Axel, seorang penjual smartphone palsu pada The Associated Press.

"Mereka (perampok) mengatakan: serahkan ponselmu, berikan aku segalanya, dan orang-orang tahu mereka harus menyerahkan ponsel dengan cepat, dalam hitungan detik, jadi mereka menyerahkan ponsel ini dan seringkali pencuri tidak menyadarinya."

Namun, menyerahkan ponsel palsu dengan todongan senjata memiliki risiko. Jika para perampok menyadari bahwa mereka dimainkan, ada kemungkinan besar mereka akan menyakiti korban mereka.

Itu sebabnya beberapa orang Meksiko memilih untuk membeli smartphone yang lebih murah tapi nyata untuk diserahkan dalam keadaan darurat.

Loading...
Loading...