Rabu, 22 Mei 2019 23:29 WITA

Ini Tampang Perusuh Jakarta, dari Pengangguran hingga Pria Bertato

Editor: Aswad Syam
Ini Tampang Perusuh Jakarta, dari Pengangguran hingga Pria Bertato
Sebagian perusuh dari 257 tersangka yang diamankan Polda Metro Jaya, Rabu, 22 Mei 2019.

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Sebanyak 257 tersangka diamankan Polda Metro Jaya, sejak Rabu (22/5) dini hari. Mereka diamankan dari tiga lokasi rusuh. Ada yang masih berusia belasan tahun hingga pria dewasa.

"Dari beberapa orang ini ada yang tatoan. Jadi ada banyak yang tatoan, ini sampel saja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (22/5/2019) seperti dilansir dari Detikcom.

Argo bilang, massa ini adalah massa bayaran. Mereka rata-rata tidak bekerja.

"Mayoritas dia tidak bekerja dan masih dalam pemeriksaan kepolisian," imbuh Argo.

Massa lanjut Argo, sebagian besar berasal dari luar daerah, seperti Lombok, NTB. Massa diberi amplop untuk ikut aksi demo.

"Kalau uang yang di amplop (ditemukan) di tas, disimpan di tas," katanya.

Loading...

Polisi juga menyita uang dolar dari massa yang ada di depan Bawaslu. Uang itu disita dari peserta aksi yang datang dari Lombok.

Kerusuhan terjadi pada Rabu (22/5/2019) dini hari tadi. Sekelompok massa tiba-tiba menyerang polisi, setelah massa aksi di depan Bawaslu membubarkan diri pada malam hari.

Sebanyak 257 orang kemudian diamankan polisi. Selain di depan Bawaslu, massa juga diamankan dari Petamburan dan kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Massa tersebut tidak hanya melakukan aksi rusuh. Massa juga membakar mobil-mobil di Petamburan, hingga menyerang Polsek Gambir.

Loading...
Loading...