Rabu, 22 Mei 2019 23:46 WITA

Gadde Ta, UMKM Makassar yang Tembus 2.800 Orderan Paket Ramadan

Penulis: Azwar Basir
Editor: Aswad Syam
Gadde Ta, UMKM Makassar yang Tembus 2.800 Orderan Paket Ramadan
Salah satu program Rumah Zakat

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ramadan membawa berkah bagi banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Setiap menjelang buka puasa, di setiap pinggir jalan, banyak masyarakat menawarkan jajanannya, dan semuanya nyaris laris manis. Tak ingin ketinggalan, pelaku UMKM Gadde Ta yang difasilitasi Rumah Zakat juga tak melewatkan momen Ramadan kali ini.

Tak tanggung-tanggung, melalui Gadde Ta, tujuh orang emak-emak sukses menyelesaiakan orderan Ramadan sebanyak 2800 paket Ramadan, baik berupa nasi kotak maupun kotak kue.

Fasilitator Rumah Zakat Bidang Ekonomi, Ana Mardiyanti mengatakan, Gadde Ta awalnya merupakan UMKM yang membina emak-emak Rappokalling, untuk fokus menjadi pusat oleh-oleh khas Makassar.

Namun, Ramadan tahun ini, Gadde Ta fokus untuk melayani orderan buka puasa, sebab permintaan sangat tinggi, mencapai ribuan paket.

“Ramadan tahun 2019 ini, Gaddeta menerima 2800 orderan. Alhamdulillah, semua terselesaikan dengan baik,” terangnya saat ditemui di Kantornya di Rumah Zakat, Jalan Sunu No 32 B, Kamis (22/5/2018).

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Ana ini mengatakan, selain tujuh orang yang fokus mengerjakan orderan catering paket Ramadan, masih ada 28 member yang juga aktif juga membuat dan menjual berbagai produk, yang dilakukan secara mandiri, baik usaha personal maupun usaha grup.

Sekadar diketahui, Gadde Ta merupakan UMKM yang  diluncurkan pada 2017 dan membina 35 ibu-ibu di Rappokalling.

Berbasis semangat Sosio Entrepreneur Branch Manager Rumah Zakat Amir menerangkan, aktivitas ekonomi yang dilakukan Gadde Ta berbasis semangat sosiopreneur, yakni aktivitas ekonomi yang berlandaskan semangat pemberdayaan masyarakat.

Loading...

“Gadde Ta kami maksimalkan untuk menjadi vendor tunggal program Berbagi Puasa Rumah Zakat. Jadi, daripada dikelola restoran luar, lebih baik kita kelola sendiri melalui Gadde Ta,” tuturnya. 

Ana pada kesempatan ini menerangkan, emak-emak yang bergabung di Gadde Ta sebagian adalah janda, suaminya sakit, dan ada juga suaminya buruh sehingga penghasilannya tidak mencukupi.

“Latar belakang member itu macam-macam, namun secara umum, member Gadde Ta ingin membantu perekonomian keluarga,” terangnya.

Ana patut bersyukur karena pada bulan yang penuh berkah ini, member Gadde Ta memiliki omset yang mencapai target, sehingga membernya bisa menyambut lebaran dengan suka ria.

Fasilitator Ekonomi Rumah Zakat Raih Nobel Entrepreneur Award 2018

Perlu diketahui, Ana Mardiyati merupakan Fasilitator Ekonomi Rumah Zakat mendapatkan penghargaan Nobel Entrepreneur Award 2018 kategori Social Entrepreneur.

Pada penghargaan itu, bukan hanya Ana yang mendapatkan penghargaan tapi juga Syahrul Yasin Limpo (Mantan Gubernur Sulsel) yang mendapatkan penghargaan untuk kategori Goverment Entrepreneur, Ketua Kadin Sulsel yang mendapatkan penghargaan untuk kategori Business Entrepreneur dan Ketua Gapeksindo mendapatkan penghargaan untuk kategori Young Entrepreneur.

Loading...
Loading...