Rabu, 22 Mei 2019 14:52 WITA

"Pak Polisi, Pak Polisi," Kena Tembak di Dada, Pedemo Ini Tak Tembus Peluru

Editor: Abu Asyraf
Seorang pedemo tertembak di bagian dada namun tidak tembus.

RAKYATKU.COM - Seorang pedemo kembali terkena peluru saat berunjuk rasa di depan gedung Bawaslu RI. Jaket dan kausnya bocor, namun peluru itu tak tembus tubuhnya.

Pedemo itu tampak masih muda. Bertubuh agak gemuk dengan rambut ikal. Dia tampak memegang selongsong peluru berwarna keemasan.

Pria yang berdiri di dekat kawat berduri itu tampak berteriak-teriak ke arah polisi. Dia menunjukkan selongsong peluru. "Pak polisi, pak polisi," teriaknya.

Dia tampak membuka jaketnya yang berwarna oranye. Tampak kaos dalam warna putih yang dia kenakan bocor kena tembak. Ada bekas peluru pada dada dekat bahu kanan.

"Ada peluru, ada peluru, saya ditembak tadi pagi di Tanah Abang," kata pria itu kepada polisi seperti dikutip dari Detikcom.

Loading...

Walau baju pria itu tampak bolong, tubuhnya tidak tertembus peluru. Berbeda dengan Farhan Safero yang dadanya tertembus peluru sehingga tewas.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (purn) Moeldoko menyebut TNI-Polri dilarang membawa peluru tajam saat menghadapi pengunjuk rasa. Alasannya, demi menghindari tudingan kepada aparat jika terjadi penembakan.


 

Loading...
Loading...