Kamis, 23 Mei 2019 07:19 WITA

Video Detik-detik Penembakan Pengacara di Ruang Kerjanya

Editor: Aswad Syam
Video Detik-detik Penembakan Pengacara di Ruang Kerjanya
Enrique Villavicencio Cruz

RAKYATKU.COM, MEKSIKO - Ini adalah detik-detik mengerikan, seorang pengacara dieksekusi mati perampok di ruang kerja biro hukumnya di Meksiko Tengah.

Sebuah kamera CCTV menangkap pemandangan mengerikan itu, pada 27 April 2019, ketika seorang pembunuh menerobos masuk ke kantor firma hukum yang berlokasi di Cuautitlan, yang terletak di daerah Greater Mexico City, dan menembak kepala pengacara, Enrique Villavicencio Cruz di kepala.

Cruz saat itu ditemani oleh asistennya, seorang wanita, ketika perampok itu mengetuk pintu. Asisten wanita itu, kemudian berjalan membuka pintu.

Video pengawasan merekam, karyawan yang ketakutan itu, mondar-mandir ke sisi bosnya. Sementara pria bersenjata itu menodongkan pistol ke putra Cruz dan menggirinya masuk ke ruang kerja berkumpul dengan ayahnya.

Pembunuh itu meminta barang-barang pribadi pengacara, tetapi Cruz menentang perintah tersangka, dan bangkit dari tempat duduknya.

Pria bersenjata itu terdengar di video mengatakan kepada pengacara dalam bahasa Spanyol, 'apa yang kamu lihat,' sebelum dia menembakkan peluru langsung ke wajah Cruz.

Kamera keamanan merekam penyerang menembakkan dua tembakan lagi, salah satunya melukai putra Cruz.

Loading...

Penyerang berlari keluar tetapi berbalik dan menembaki putra pengacara itu, setelah dia menyebutnya 'pengecut'.

Saksi mata mengatakan kepada pihak berwenang, bahwa pria yang menodong senjata melompat ke atas sepeda motornya dan melarikan diri bersama tiga pria lainnya.

Pembunuhan itu dengan cepat menimbulkan kekhawatiran, setelah penduduk menyebarkan desas-desus tentang pembunuh secara terbuka berkeliaran di daerah itu, dan memilih target mereka.

Namun, Wali Kota Cuautitlan, Mario Ariel Juarez Rodriguez mengatakan, itu adalah pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pria bersenjata tunggal, dan bukan pasukan komando bersenjata.  

Kantor Kejaksaan Agung Mexico City belum membuat pengumuman resmi atau menawarkan informasi tentang penangkapan apa pun.

Loading...
Loading...