Rabu, 22 Mei 2019 09:58 WITA

Paus Sperma Mati Terdampar di Pantai, Perutnya Penuh Kantong Plastik

Editor: Suriawati
Paus Sperma Mati Terdampar di Pantai, Perutnya Penuh Kantong Plastik
Carmelo Isgro

RAKYATKU.COM - Seekor paus sperma ditemukan terdampar di pantai Cefal, ?Sisilia akhir pekan lalu. Ketika diotopsi, para ahli menemukan beberapa kilogram kantong plastik di perutnya.

Rekaman menyedihkan menunjukkan kantong plastik tak berujung ditarik dari perut paus sperma yang mati itu.

Otopsi dilakukan oleh ahli di museum sejarah alam Universitas Messina.

"Plastik itu mungkin menciptakan blok yang tidak membiarkan makanan masuk," kata Carmelo Isgro, yang terlibat dalam otopsi.

“Itu sangat mungkin menjadi penyebab kematiannya. Kami belum menemukan tanda-tanda yang dapat menunjukkan kemungkinan alasan lain," katanya pada CNN.

"Saya masih kaget karena perutnya benar-benar penuh, bengkak dengan plastik." 

Dia juga menambahkan bahwa paus berusia tujuh tahun itu masih begitu muda, dan giginya belum keluar. 

Paus Sperma Mati Terdampar di Pantai, Perutnya Penuh Kantong PlastikDalam sebuah video yang diposting ke halaman Facebook-nya, Isgro terlihat mengangkat kantong plastik dari dalam perus paus mati. 

Loading...

Di video mengerikan lainnya, Isgro terlihat mengiris perut paus dan memperlihatkan plastik yang menumpuk di dalamnya.

Greenpeace Italia juga membagikan gambar mengejutkan di halaman Facebook mereka dan merilis pernyataan tentang insiden mengerikan itu.

"Apa yang ditemukan dua hari lalu di pantai Cefal adalah paus sperma muda berusia sekitar tujuh tahun," kata Giorgia Monti, manajer kampanye Greenpeace Italia.

“Seperti yang bisa dilihat dari gambar yang kami sebarkan, banyak plastik ditemukan di perutnya."

"Penyelidikan baru saja dimulai dan kami belum tahu apakah dia mati karena ini."

Diperkirakan ada sekitar sembilan juta ton sampah plastik yang berakhir di lautan setiap tahun.

Loading...
Loading...