Selasa, 21 Mei 2019 20:00 WITA

Parpol Koalisi Jokowi "Keroyok" Gerindra, QC SMRC Paling Presisi

Editor: Abu Asyraf
Parpol Koalisi Jokowi

RAKYATKU.COM - Tak hanya menang pilpres, parpol koalisi pengusung Jokowi-Ma'ruf juga menguasai pimpinan DPR RI. Partai Gerindra satu-satunya oposisi.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara nasional, PDIP berhak mendapat kursi ketua DPR RI setelah meraih suara terbanyak 19,33 persen.

Sementara empat posisi wakil ketua DPR RI periode 2019-2024 dipastikan menjadi milik Partai Gerindra (12,57 persen), Partai Golkar (12,31 persen), PKB (9,69 persen), dan Partai NasDem (9,05 persen).

Hasil itu tak jauh berbeda dengan hasil quick count (QC) lembaga survei yang dirilis pada Rabu (17/5/2019).

Namun, dari sembilan lembaga survei terpercaya yang melakukan QC, Saiful Mujani Research Center (SMRC) tampak paling presisi. Selisihnya hanya 0,12 persen.

Lembaga lainnya, yakni Indikator Politik Indonesia (selisih 0,19 persen), CSIS-Cyrus (0,22), PT LSI (0,35), Charta Politica (0,25), Populi Center (0,28), Litbang Kompas (0,25), Indobarometer (0,36), dan Poltracking (0,22).

Terpisah, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menegaskan, posisi ketua DPR pada periode selanjutnya akan diduduki kader PDIP sebagai partai pemenang Pemilu 2019. 

Ketentuan ini diatur Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. 

Loading...

"Sesuai dengan UU MD3 kita kan sudah sepakat pembentukan ketua DPR itu pemenang pemilu adalah ketuanya," ujar Bambang.

Selanjutnya posisi wakil ketua DPR akan ditempati perwakilan partai dengan perolehan suara terbanyak selanjutnya. 

Hal itu sesuai dengan ayat 1 Pasal 427D dalam UU MD3. Isi ayat dalam pasal tersebut adalah:

1. Susunan dan mekanisme penetapan pimpinan DPR masa keanggotaan DPR setelah hasil pemilihan umum tahun 2019 dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: pimpinan DPR terdiri atas 1 (satu) orang ketua dan 4 (empat) orang wakil ketua yang berasal dari partai politik berdasarkan urutan perolehan kursi terbanyak di DPR; ketua DPR ialah anggota DPR yang berasal dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama di DPR; wakil Ketua DPR ialah anggota DPR yang berasal dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak kedua, ketiga, keempat, dan kelima; 

Bambang memastikan bahwa tidak akan ada perubahan terkait aturan tersebut sampai pada waktu pemilihan pimpinan DPR periode 2019-2024 nanti. 

"Saya sebagai ketua DPR memastikan tidak ada perubahan terkait itu karena saya lah yang meng-goal-kan dan mengubah UU itu agar pemenang pemilu langsung jadi ketua DPR," ujar Bambang. 
 

Loading...
Loading...