Selasa, 21 Mei 2019 17:03 WITA

"Hadap Kiblat Jangan Kamera!", Massa Aksi Salat Asar Berjemaah di Depan Kantor Bawaslu

Editor: Nur Hidayat Said
Massa Aksi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat menggelar salat Asar berjemaah di jalanan MH Thamrin, Jakarta Pusat, depan kantor Badan Pengawas Pemilu, Selasa (21/5/2019).

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Massa Aksi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat menggelar salat Asar berjemaah di jalanan MH Thamrin, Jakarta Pusat, di sela-sela aksi mereka menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019, depan kantor Badan Pengawas Pemilu.

Sebelum menunaikan salat, mereka sempat berorasi mengenai kelaim kecurangan pemilu. Mereka mengklaim kecurangan dilakukan Capres Cawapres nomor urut 1 Jokowi–Maruf Amin.

Setelah itu, korlap aksi Bernard Abdul Jabbar meminta massa menyetop sementara orasi untuk salat Asar.

"Nah saudara-saudara karena sudah memasuki waktu Asar, kita harus salat dulu di sini berjemaah. Salatnya menghadap kiblat, jangan menghadap kamera," ujar Bernard di depan Bawaslu, Selasa (21/5/2019).

Salat Asar dimulai sekitar pukul 15.20 WIB. Selama massa aksi salat, personel kepolisian memasang barikade menggunakan tameng, lantas beristirahat.

loading...

KPU telah menetapkan perolehan suara Pilpres 2019 dari 34 Provinsi dan 130 PPLN, yakni pasangan 01 Jokowi – Maruf Amin memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50 persen.

Sementara pasangan 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno memeroleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

Jumlah pemilih nasional dalam Pilpres 2019 mencapai 199.987.870 pemilih, dengan jumlah suara sah Pilpres sebanyak 154.257.601 suara.

Sumber: Suara.com

Loading...
Loading...