Senin, 20 Mei 2019 17:21 WITA

Gandeng Dinkes dan BPJ, Dinsos Torut Gelar Rapat Fasilitasi Data Ganda

Editor: Abu Asyraf
Gandeng Dinkes dan BPJ, Dinsos Torut Gelar Rapat Fasilitasi Data Ganda
Dinas Sosial Toraja Utara, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan menggelar rapat validasi data, Senin (20/5/2019).

RAKYATKU.COM,RANTEPAE - Dinas Sosial Toraja Utara, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan menggelar rapat validasi data, Senin (20/5/2019).

Rapat yang digelar di aula kantor Kecamatan Rantepao itu dibuka secara resmi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Semuel Sampe Rompon, MM.

Turut hadir Camat Rantepao, Yakonias Albini, Kadis Sosial dr Henny Sarongallo, dan Kepala BPJS Kesehatan Rantepao, Aryani La'lang.

"Kegiatan ini begitu penting dalam konsolidasi data. Banyak yang tertangkap akibat ada kesalahan konsolidasi data yang tidak relevan dan kesalahan berjemaah, maka pemerintah pusat mengambil langkah untuk menyatukan semua data dalam pelayanan sosial sehingga menghindari kesalahan data itu," kata Semuel.

"Baru empat kabupaten yang datanya hampir selesai tercover validasi datanya mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) yakni Kabupaten Toraja Utara, Tana Toraja, Bantaeng, dan Selayar," tambah Semuel.

Diharapkan Kecamatan Rantepao dapat mencapai target. Bupati berharap agar data JKN dan KIS dapat dimuktahirkan di Kabupaten Toraja Utara.

Acara ini dihadiri para lurah/kepala lembang lingkup sektor Kecamatan Rantepao, staf Dinsos, staf Dinkes, staf Kecamatan Rantepao, para perwakilan puskesmas dan staf Dinas Kominfo-SP Torut.

Kepala BPJS Kesehatan Rantepao Aryani La'lang mengatakan, data penerima bantuan itu bersumber dari Badan Pusat Statistik kemudian dikirim ke Dinas Sosial dan di-share ke BPJS Kesehatan. 

Masih banyak data yang kosong NIK-nya di BPJS Kesehatan. Dia mengaku akan meninggalkan form untuk data NIK kosong yang akan diisi menggunakan kartu keluarga dan data keseluruhan penerima bantuan iuran (PBI) maupun pemuktahiran basis data terpadu (BDT).

Loading...

"Melalui BDT bantuan akan dimasukan melalui APBD yang nanti diinput ke aplikasi. Satu nomor yang akan digunakan seumur hidup", jelas Aryani La'lang. 

Selain itu, banyak data yang tidak diperbarui, ada juga data ganda. Negara membuang uang miliaran terbuang percuma karena banyak peserta meninggal yang kartunya sudah tidak digunakan, namun pembayaran iurannya terus berlanjut.

"Solusi yang kami tawarkan ialan hal ini segera dilaporkan di kantor kami. Entah itu dilaporkan di kecamatan/kelurahan setempat sehingga diharapkan ke depannya data kita valid 100 persen. Bagi yang mau berkoordinasi mengenai validasi data bisa menghubungi nomor saya 081342749562," tambahnya.

Kadis Sosial dr Henny Sarongallo mengatakan, konektivitas data memang sangat perlu dalam memutakhirkan data dari tingkat kelurahan hingga tingkat kabupaten.

"Dalam pertemuan ini diharapkan menemukan solusi terkait validasi data yang datanya masih ganda agar di validkan seperti yang telah disampaikan kepala BPJS Kesehatan," kata Kadis Sosial Torut.

"Data anak cacat, data disabilitas belum ada yang kami terima. Tentu ini wajib hukumnya memiliki kartu KIS atau JKN harus didaftarkan. Sekarang orang gangguan jiwa dapat dilayani di RSUD Lakipadada, orang berkemampuan khusus wajib hukumnya pula mendapatkan kartu ini, harap dilaporkan," imbaunya.

Kegiatan validasi data ini akan dilaksanakan di 21 kecamatan di Kabupaten Toraja Utara mulai Minggu (20/5/2019) hingga 20 Juli 2019).

Loading...
Loading...