Senin, 20 Mei 2019 14:14 WITA

"Aku Minta Maaf Bang," Pinta Wiwik, Namun Pelaku Tetap Tikamkan Pisau 2 Kali

Editor: Aswad Syam
ilustrasi

RAKYATKU.COM, LUBUKLINGGAU - Jumat, 17 Mei 2019. ALD (16), menjemput Wiwik Wulandari (13) di rumahnya di Jalan Mahoni RT2 Blok B Perumnas Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau. 

Keduanya lalu berjalan menuju sungai kecil di bawah jembatan titian kayu, Jalan Mangga RT4 Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

ALD memperbaiki letak pisau yang diselipkan di pinggangnya. Dia lalu menyoal penghinaan yang kerap dilontarkan Wiwik kepadanya.

"Kenapa kamu selalu memanggil saja jelek dan miskin?" tanya ALD.

Wiwik kemudian marah dan mempercepat langkahnya. Itu terlihat dari rekaman CCTV. ALD lalu menyusul kembali adik sepupunya itu.

Di sungai kecil di bawah jembatan titian kayu, Jalan Mangga RT4 Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, ALD kemudian mencabut pisau.

Melihat pisau itu, Wiwik kemudian ketakutan. "Aku minta maaf bang," ujarnya memelas.

Loading...

"Sudah terlambat," kata ALD sambil menghujamkan pisau itu ke perut Wiwik dua kali.

Siswi SMP itu lalu tersungkur bersimbah darah. Mayatnya kemudian ditemukan pada pukul 13.00 WIB.

Polisi yang memeriksa rekaman, akhirnya mengidentifikasi pelaku. 

ALD ditangkap Sabtu (18/5/2019) sekitar pukul 02.00 dinihari, dan sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Lubuklinggau. 

"Baru bisa diperiksa hari ini, karena kemarin tersangka sempat sakit," kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono sebagaimana dilansir dari Tribunnews.

"Dia (korban-red) sudah ngomong minta maaf sama aku. Tapi aku bilang sudah terlambat (minta maaf - red)," kata tersangka Aldi di hadapan penyidik Satreskrim Polres Lubuklinggau.

Loading...
Loading...