Minggu, 19 Mei 2019 15:36 WITA

"Putrimu Dulu Dibunuh, Minggu Depan Baru Suamiku," Ujar Polwan, Pacar Pilih Lapor Polisi

Editor: Aswad Syam
Dari kiri, John DiRubba, Valerie Cincinelli dan Isaiah Carvalho Jr.

RAKYATKU.COM, NEW YORK - Sugar daddy yang dipacari polwan, Valerie Cincinelli (34), diduga adalah John DiRubba (54). Dialah yang membongkar rencana jahat Cincinelli untuk menghabisi suaminya, Isaiah Carvalho Jr.

DiRubba membayar apartemen dan juga melunasi mobil Cincinelli. Dialah yang memberitahu FBI sehingga upaya Cincinelli untuk membunuh suaminya, gagal.

Cincinelli ditangkap Jumat, 17 Mei 2019 dan ditahan di Pusat Penahanan Metropolitan di Queens.

Meskipun ayah Cincinelli mengarahkan telunjuknya ke DiRubba sebagai pengatur rencana pembunuhan, namun polisi membuktikan bahwa rencana jahat itu bisa terungkap berkat laporan DiRubba. 

Jaksa penuntut mengatakan, pada 18 Februari 2019, Cincinelli menarik USD7000 dari bank lalu memberikan uang kepada pacarnya untuk membeli lima ons koin emas, yang akan diberikan kepada pembunuh bayaran.

Cincinelli yang memiliki anak dari Carvalho, juga menginginkan pembunuh bayaran juga membunuh putri remaja DiRubba, karena menghalangi hubungannya dengan DiRubba.

Cincinelli meminta kepada DiRubba agar memberitahu pembunuh bayaran, agar menabrak gadis remaja itu, supaya seolah-olah adalah kecelakaan tabrak lari.

DiRubba lalu mengatakan kepada Cincinelli, bahwa pembunuh bayaran telah menguntit Carvalho di Long Island, namun tidak disetujui oleh Cincinelli. Polisi wanita yang berdinas di NYPD itu, menyebut daerah Long Island terlalu mewah.

Loading...

Sebagai gantinya, Cincinelli menyebutkan, pembunuh bayaran bisa menabrak lari juga Carvalho. Agar tak mencurigakan karena ada dua kematian dalam waktu berdekatan, Cincinelli mengatur, akhir pekan pembunuh bayaran tabrak lari dulu putri DiRubba, nanti seminggu kemudian baru menabrak mantan suaminya.  

"Bunuh dulu putrimu. Minggu depan baru suamiku," ujar Cincinelli ke DiRubba.

DiRubba lebih memilih lapor ke polisi. FBI yang sudah mendapat laporan dari DiRubba, lalu berpura-pura pada Jumat pagi, 17 Mei 2019, datang memberitahu ke Cincinelli bahwa  suaminya telah ditemukan meninggal. Untuk meyakinkan, detektif membawa foto yang seolah-olah Carvalho Jr betul-betul tewas.

Cincinelli berpura-pura terisak saat mendengar kabar itu. Saat detektif meninggalkan rumah, dia kemudian mendiskusikan alibi dengan DiRubba agar tak dicurigai.

Segera setelah itu, gugus tugas agen FBI dan petugas internal NYPD, menyerbu masuk dan menangkap Cincinelli.

Cincinelli bergabung dengan departemen kepolisian pada 2007 dan bekerja di Queens 106 Precinct, di Ozone Park.

Namun, ia dilucuti dari lencana dan pistolnya dan ditempatkan pada tugas yang dimodifikasi pada tahun 2017 setelah sejumlah insiden domestik, kata seorang pejabat kepada New York Post. 

Loading...
Loading...