Sabtu, 18 Mei 2019 16:06 WITA

Perampok Bidik Polisi, Korban Tubruk Hingga Tembakannya Meleset

Editor: Aswad Syam
Perampok Bidik Polisi, Korban Tubruk Hingga Tembakannya Meleset
Salah seorang tersangka yang tertangkap setelah tertembak di bagian kaki.

RAKYATKU.COM, MALAYSIA - Seorang polisi berpangkat Kopral, selamat setelah seorang korban mencegah upaya perampok menembaknya, dalam insiden hari Kamis, 16 Mei 2019. 

Korban yang juga menjadi tuan rumah perampokan di Taman Jelita, Sarawak, hanya terluka pada jari-jarinya. Sementara polisi mencoba menembak para perampok, yang terluka di tangan. 

Ada insiden penembakan antara kedua belah pihak, sebelum salah satu tersangka ditembak di kaki, sementara seorang anggota polisi tertembak. 

Namun perampok lain berhasil lolos. 

Menurut saksi mata, kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.30 waktu setempat, ketika keluarga korban, termasuk pembantu rumah tangga, kembali dari menjemput putra mereka yang berusia empat tahun dari taman kanak-kanak.

Segera setelah parkir dan gerbang ditutup, sebuah kendaraan mewah tipe BMW memecahkan gerbang rumah mereka. Lalu tiga perampok bertopeng dan senjata api keluar, menodongkan senjata.

Para perampok memaksa istri korban untuk pergi ke lantai atas rumah. Tujuannya mengambil barang-barang berharga, sementara anak-anak dan pelayannya diikat dan mulut disumpal dengan pita perekat di toilet. 

Korban berada di ruang tamu bersama perampok lainnya. 

Setelah sekitar 30 menit insiden, polisi muncul menyusul pengaduan publik yang diterima mengenai aktivitas mencurigakan. 

Ketika para perampok bersenjata dengan tenang menembak para anggota polisi, korban bertindak terburu-buru, menyebabkan tembakan itu meleset. 

Loading...

Kepala CID Sarawak, SAC, Denis Leong Soon Kuai ketika dihubungi mengkonfirmasi kejadian tersebut. 

Menurutnya, anggota yang tertembak adalah Kopral William Bell Jol (55).

Polisi lainnya yang tertembak, Mohamad Roni Abdul Manap (27). 

Selama insiden itu, William, yang mengendarai kendaraan patroli, mendekati BMW, sebelum salah satu tersangka melepaskan tembakan ke arahnya. 

Mohamad Roni kemudian menanggapi tembakan di kedua kaki tersangka. 

Tersangka yang ditangkap adalah seorang pria berusia 55 tahun, yang terluka dengan berjalan kaki, dan pria berusia 35 tahun lainnya - keduanya penduduk setempat. 

Istri korban berusia 35 tahun, putranya, dan pembantunya selamat. 

Polisi juga menyita pistol Sig Sauer dari tersangka. 

Kasus ini sedang diselidiki berdasarkan Bagian 3 dari Firearms Act 1971.

Loading...
Loading...