Sabtu, 18 Mei 2019 14:19 WITA

Jelang Idulfitri, Penipuan Online Marak Terjadi

Penulis: Azwar Basir
Editor: Mays
Jelang Idulfitri, Penipuan Online Marak Terjadi
Yulismayanti usai melapor ke Polda Sulsel.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Yulismayanti (23) melapor ke Subdit 5 Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel, karena merasa menjadi korban penipuan oleh salah satu situs penjualan online.

Yulismayanti mengatakan, dirinya terpaksa mendatangi Polda Sulsel untuk melaporkan kejadian tersebut, karena mukena yang dipesan melalui WhatsApp tidak kunjung datang. 

"Janjinya barangnya tiba tanggal 11, tapi sampai sekarang mukena yang saya pesan itu tidak sampai-sampai. Mukena yang saya pesan itu enam picis dengan harga 1,1 juta. Saya sudah transfer uangnya," ujar Yulismayanti saat ditemui di Polda Sulsel.

Katanya, ia mengirim ke nomor rekening atas nama perempuan Sayidatuna Latifa. Katanya, ia berusaha menghubungi terduga pelaku penipu tersebut setiap saat, namun, alasannya ada kesalahan.

"Saya semakin curiga dia penipu, setelah pas pertama dia bilang dua sampai tiga hari pengiriman sudah sampai. Pas saya cek lagi resinya setelah sampai tiga hari tidak datang, pas saya minta resinya lagi dia bilang, overload pengirimannya," paparnya.

loading...

Yulismayanti semakin yakin jika dia menjadi korban penipuan, setelah ia melihat resi yang  dikirim pelaku merupakan resi kedaluarsa.

"Pas tadi dia kirim resminya lagi, saya tanya kurirnya apa? Dia bilang JNE, saya cek di JNE ternyata tidak bisa. Saya minta bantuan ke teman untuk cek, ternyata pengirimannya sudah 2018 artinya kedaluarsa," ungkapnya.

Setelah itu, Yulismayanti kembali menghubungi nomor telepon terduga pelaku, nomor yang dihubungi tersebut tidak dibalas sampai sekarang. Yulismayanti pun akhirnya melaporkan kejadian itu berharap rekening pelaku dapat segera diblokir.

"Saya melapor untuk bisa diblok rekeningnya, karena di bank untuk memblokir rekening harus ada laporan polisi. Sebenarnya kalau berharap uang kembali tentunya, tapi kalau tidak bisa, ya diikhlaskan saja, yang penting rekeningnya diblokir untuk kasih jera pelakunya," tutupnya.

Loading...
Loading...