Sabtu, 18 Mei 2019 13:59 WITA

Istri Mandul, Suami Masukkan Alu Lewat Anus

Editor: Aswad Syam
Istri Mandul, Suami Masukkan Alu Lewat Anus
Alu yang diangkat dari dalam perut korban.

RAKYATKU.COM, INDIA - Seorang wanita berusia 38 tahun, dirawat di RS Perguruan Tinggi Medis Pemerintah, Sushila Tiwari, Haldwani, India Utara. Dia mengeluh sakit perut yang parah dan pembengkakan ke dokter. Demikian dilansir dari DailyMail.

Para dokter melakukan rontgen, namun gagal menemukan apa penyebab sakit perut pasiennya. Hingga, sebuah tim yang terdiri atas 5 dokter, melakukan operasi dan mengeluarkan gilingan sepanjang 40 cm dari usus pasien.

Seorang ahli bedah rumah sakit, dr Kedar Singh Shahi mengatakan, mereka kaget dengan penemuan itu. "Kami hanya bisa melihat bayangan dalam x-ray karena bahan kayu yang dapat diidentifikasi," ujarnya.

Menurutnya, kerusakan internal yang diderita korban sangat serius. Menurutnya, dia bisa saja mati. 

"Ukuran rolling pin sekitar 40 cm, dan sangat besar jika dimasukkan ke dalam tubuh," ungkapnya.

Setelah operasi, Wakil Ketua Komisi Nasional Perempuan, Amita Lokhani, dan polisi disiagakan, karena korban menolak menjelaskan ke rumah sakit.

“Wanita itu dalam kondisi mengerikan ketika saya pertama kali mengunjunginya. Dia tidak hanya kesakitan tetapi juga takut untuk berbicara dengan siapa pun. Saya mencoba bertanya kepadanya apa yang telah terjadi, tetapi dia tidak mengatakan sepatah kata pun dan terus menangis. Suaminya hadir saat itu,” kata Amita. 

“Saya terus mengunjunginya selama tiga hari, dan akhirnya dia membuka pada hari ketiga ketika suaminya pergi. Dia bilang dia mandul dan suaminya sering menyiksanya,” tambah Amita. 

Loading...

Menurut The Sun, korban memberi tahu Amita bahwa suaminya pulang dalam keadaan mabuk pada 22 Desember, dan menyiksanya lagi. Dia memasukkan pin 40 cm ke tubuhnya melalui anusnya, dan mengancam akan membunuhnya jika dia mengatakan sepatah kata pun.

“Dia menahannya di rumah selama dua hari sampai kondisinya memburuk. Dia membawanya ke rumah sakit pada 25 Desember. Namun, dia hilang setelah kami mulai menyelidiki masalah ini,” lanjut Amita.

Superintenden Senior Janmejaya Khanduri dari Nainital Police mengatakan, suami korban akan didakwa melakukan pemerkosaan dan luka berat di bawah KUHP India.

"Suaminya saat ini dalam pelarian tetapi kami telah mengerahkan tim perwira untuk menangkapnya," kata polisi. 

Korban menerima perawatannya di rumah sakit secara gratis dan kemungkinan akan dipulangkan minggu depan.

“Dia datang kepada kami dalam kondisi yang sangat buruk dan sangat terpengaruh dengan septikemia. Hidupnya dalam bahaya besar, tetapi saat ini dia baik-baik saja dan kami yakin dia akan pulih. Dia wanita yang sangat pemberani,” kata Dr. Shahi.

Rasa sakit yang dialami wanita itu tidak bisa dipahami. Sungguh membingungkan bagaimana manusia bisa melakukan kekejaman seperti itu kepada manusia lain.

Loading...
Loading...