Sabtu, 18 Mei 2019 11:46 WITA

Babi Langka, Toko Daging Ini Banting Setir Jual Celana Dalam

Editor: Aswad Syam
Babi Langka, Toko Daging Ini Banting Setir Jual Celana Dalam
Sebuah toko daging di Vietnam yang banting setir jual pakaian dalam.

RAKYATKU.COM, VIETNAM - Baru-baru ini, sekitar 1,2 juta babi dimusnahkan di Vietnam. Alasannya, babi-babi itu semua terinfeksi dengan demam babi Afrika. 

Pemerintah negara itu membuat keputusan untuk mencegah penyebaran penyakit ini ke negara-negara tetangga, walaupun sudah ada kasus demam babi di provinsi-provinsi tertentu di Tiongkok.

Sekarang, sepertinya penyakit itu juga telah terdeteksi di Sheung Shui, Hong Kong, yang dekat dengan perbatasan Tiongkok.

Menanggapi hal ini, negara tersebut harus memusnahkan sekitar 6.000 babi, yang secara otomatis menipiskan rak-rak supermarket dari daging babi, dan menyebabkan kios-kios jagal kehabisan bisnis.

Satu kios daging khusus yang beroperasi di Tai Kwong Lane di Tai Po, harus mengevaluasi kembali strategi bisnis mereka untuk memenuhi kebutuhan, karena mereka tidak dapat menjalankan bisnis mereka menjual daging babi. 

Jadi, mereka memutuskan untuk mulai menjual pakaian dalam sebagai gantinya. Sungguh perbedaan produk yang besar.

Loading...

Menurut ON.CC, foto-foto kios, yang diposting di grup Facebook untuk penduduk Tai Po pada 16 Mei, menunjukkan kios menampilkan semua jenis barang pakaian, terutama pakaian dalam dan bra, dan dihiasi dengan lampu neon merah muda.

Menurut salah seorang wanita yang menjalankan warung itu, ternyata bisnisnya berjalan dengan baik. Mereka mulai membeli pakaian dalam jumlah besar dan menjualnya kembali.

"Saya tidak yakin berapa lama kita akan melakukan ini, tetapi bisnis sudah baik-baik saja," katanya, seraya menambahkan bahwa kedai daging lainnya juga harus beralih untuk mengganti produk yang mereka jual karena kekurangan daging babi.

"Mereka harus mencari nafkah dan mereka perlu membayar sewa," katanya.

Loading...
Loading...