Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WITA

Usai Cekik Ibu Hamil hingga Tewas, Bayinya Dikeluarkan Paksa dari Perut

Editor: Aswad Syam
Usai Cekik Ibu Hamil hingga Tewas, Bayinya Dikeluarkan Paksa dari Perut
Pembunuh dan korban. Searah jarum jam, putri Clarisa Figuera, Clarisa Figuera, korban pembunuhan Marlen Ochoa-Lopez dan pacar Clarisa, Piotr Bobak.

RAKYATKU.COM, WASHINGTON - Clarisa Figueroa (46), putrinya (24), dan pacar Clarisa, Piotr Bobak (40), tertunduk lesu di markas kepolisian Chicago, Kamis, 16 Mei 2019.

Ketiganya didakwa membunuh seorang remaja putri yang tengah hamil. Sadisnya, bayi korban dikeluarkan paksa dari perutnya.

Dalam surat dakwaan polisi, hari itu, Selasa, 23 April 2019, korban Marlen Ochoa-Lopez (19), mengunjungi rumah Clarisa Figueroa. Ochoa berkenalan dengan Figueroa melalui Facebook.

Figueroa menjual perlengkapan bayi di media sosial itu. Ochoa sering membeli perlengkapan bayi.

Hari itu, dia diiming-imingi perlengkapan bayi gratis. Karena sudah kenal dengan Figueroa, Ochoa sama sekali tak curiga.

Namun, saa tiba di kediaman Figueroa, Ochoa dicekik hingga tewas. Dilansir dari Channel News Asia pada Jumat (17/5/2019), Kepala polisi Chicago, Amerika Serikat Eddie Johnson menyebut, kejahatan itu menjijikkan dan benar-benar mengganggu.

"Aku bahkan tidak bisa membayangkan apa yang sedang dialami keluarga korban sekarang. Mereka seharusnya merayakan kelahiran bayi. Sebaliknya, mereka berduka karena kehilangan ibu dan mungkin juga anak kecil itu," kata Johnson.

Usai membunuh Ochoa, perutnya dibelah dan janinnya dikeluarkan paksa. Jasad Ochoa sendiri disembunyikan di tong sampah. 

Usai membunuh Ochoa, Figueroa sengaja memanggil layanan darurat dan mengatakan korban telah melahirkan bayi yang tidak bernapas.

Loading...

Bayi yang dikeluarkan secara paksa itu kemudian dirawat di rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi kritis. Namun polisi menolak untuk mengkonfirmasi status medis bayi itu.

Kasus ini kemudian menguak pencarian orang hilang yang diterima polisi setempat. Dari percakapan Facebook dan investigasi Figueroa pada 7 Mei, akhirnya didapati bukti bahwa wanita itu kenal dengan Ochoa.

Sementara itu, DNA sang bayi ternyata diketahui cocok dengan Ochoa-Lopez.

Dari sanalah pihak kepolisian memperoleh surat perintah penggeledahan.

Saat penggeledahan di rumah tersangka, Polisi menemukan jasad korban di tong sampah rumah Figueroa pada Selasa malam 23 April.

"Rupanya, Ochoa telah membeli barang-barang perlengkapan bayi lainnya dari Clarissa, jadi mereka saling kenal," kata wakil kepala Brendan Deenihan.

Pada hari hilangnya Ochoa-Lopez, Figueroa diduga berbicara dengannya melalui Facebook.

Pihak berwenang menuduh Figueroa dan putrinya Desiree mencekik ibu hamil dengan kabel koaksial.

Loading...
Loading...