Jumat, 17 Mei 2019 14:14 WITA

2 Pengedar Diamankan di Kampung Narkoba Takalar, 1 Pelaku Lukai Polisi

Penulis: Ahmad Amiruddin
Editor: Nur Hidayat Said
2 Pengedar Diamankan di Kampung Narkoba Takalar, 1 Pelaku Lukai Polisi
Barang bukti yang diamankan polisi.

RAKYATKU.COM,TAKALAR - Unit Drug’s Hunter Polres Takalar berhasil mengamankan dua pengedar sabu-sabu. Keduanya diamankan di kampung narkoba di Lingkungan Panjarungan, Kelurahan Panrannuangku, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

Kedua pelaku tersebut SL (26) dan KN (46) diamankan setelah dilakukan penggerebekan oleh unit Drug's Hunter yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Agus Triputranta dan Kanit Ipda Suryadi.

Saat penggerebekan, petugas sempat kesulitan. Sebab satu pelaku pengedar sabu sempat melakukan perlawanan saat akan diringkus sehingga satu petugas kepolisian mengalami luka ringan di bagian tangan akibat terkena pukulan benda tumpul.

Agus Triputranta menjelaskan, pelaku sudah menjadi target kepolisian. Keduanya warga Balangtanayya, Takalar. Satu pelaku baru lepas dari Lapas Makassar dengan kasus curanmor.

“Selama sepekan kita buntuti pelaku yang membeli sabu di Makassar dan diedarkan di Kabupaten Takalar, penggerebekan dilakukan dalam satu rumah, satu pelaku sempat lari lewat jendela tetapi berhasil diamankan,” ucap Agus Triputranta.

Loading...

“Sementara SL dibekuk saat hendak isi saset diduga jenis barang haram berupa sabu untuk siap diedarkan dan sempat melakukan perlawanan namun berhasil ditangkap," katanya.

Diketahui, lokasi penggrebekan tersebut cukup terkenal sebagai tempat kriminal umum dan sarang narkoba. Banyak pelaku kejahatan dahulu ditangkap dengan kasus yang sama.

Dari hasil penggerebekan Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 22.00 Wita ditemukan barang bukti dua saset diduga berisi kristal bening sabu-sabu yang masih utuh berbentuk batu belum dipecahkan, diperkirakan kurang lebih 2 gram, 4 bal saset kosong, 2 dompet milik pelaku, 2 senjata tajam berupa badik dan parang, dan 4 unit motor.

“Kini pelaku sudah berada di Mapolres Takalar untuk dilakukan proses hukum. Keduanya dikenakan pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara, dan masih akan memburu tersangka lain yang ikut terlibat,” tutup Agus.

Loading...
Loading...