Kamis, 16 Mei 2019 11:38 WITA

Bawaslu Putuskan KPU Bersalah dalam Input Situng, tetapi Tolak Permintaan BPN

Editor: Abu Asyraf
Bawaslu Putuskan KPU Bersalah dalam Input Situng, tetapi Tolak Permintaan BPN

RAKYATKU.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan KPU melakukan pelanggaran dalam proses input data Situng. Namun, menolak gugatan pasangan Prabowo-Subianto.

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandi mengadukan manipulasi data Situng ke Bawaslu. Laporan itu teregistrasi dengan Nomor 07/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019. 

Dalam laporannya, BPN meminta agar Situng KPU dihentikan karena dianggap penuh dengan kecurangan.

Laporan itu direspons Bawaslu dengan menggelar sidang. Hasilnya, Bawaslu menyatakan KPU melanggar tata cara dan prosedur penginputan data ke sistem informasi penghitungan suara (Situng). 

"Mengadili, satu, menyatakan KPU terbukti secara sah melanggar tata cara dan prosedur dalam input data sistem informasi penghitungan suara atau Situng," ujar Ketua Majelis Hakim, Abhan di kantor Bawaslu, Kamis (16/5/2019).

Loading...

"Memerintahkan KPU untuk memperbaiki tata cara dan prosedur dalam input data sistem informasi pemungutan suara dalam situng," lanjut Abhan. 

Meski demikian, Bawaslu menolak permintaan BPN Prabowo-Sandi untuk menghentikan situng. Alasannya, keberadaan situng telah diakui dalam undang-undang.

"Meskipun demikian, KPU dalam menggunakan aplikasi situng ini harus tetap memperhatikan mengenai ketelitian, akurasi dalam memasukkan data ke dalam aplikasi sistem sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat dan KPU harus memperhatikan setiap masukan perbaikan data," ujar anggota majelis Ratna Dewi Pettalolo. 

Loading...
Loading...