Kamis, 16 Mei 2019 08:46 WITA

"May Day...May Day!!!" Pesawat Besar Jatuh Tabrak Pesawat Kecil, 4 Tewas

Editor: Aswad Syam
Randy Jason Sullivan dan pesawatnya.

RAKYATKU.COM, ALASKA - Senin, 13 Mei 2019 sore, di atas laut Ketchikan, Alaska. Randy Jason Sullivan (46), tengah mengemudikan Beaver de Havilland DHC-2 milik Mountain Air Service.

Tiba-tiba dari atas, pesawat yang lebih besar, de Havilland Otter DHC-3 jatuh dan menimpa pesawat yang dipiloti Sullivan.

Sullivan di antara empat orang tewas dalam kecelakaan itu. Anggota keluarganya telah mengonfirmasi. Dua orang masih hilang dan sepuluh selamat dari tabrakan dengan luka-luka.

Menurut ibunya, Sullivan telah menjadi pilot di Mountain Air sejak 2012, menerbangkan kelompok-kelompok wisata di atas belantara terjal Alaska Pass Passage, sebuah rute kapal pesiar yang populer. 

Penyelidik kecelakaan federal mengatakan, pesawat pengangkut yang lebih besar turun dengan cepat dari ketinggian, ketika bertabrakan dengan pesawat Sullivan.

Juru bicara Peter Knudson dari National Safety Board mengatakan, pesawat yang lebih besar, de-engine Havilland Otter yang dioperasikan oleh Taquan Air, pada awalnya melakukan perjalanan di ketinggian sekitar 3.800 kaki.

Dia mengatakan pesawat telah turun ke ketinggian 3.200 hingga 3.300 kaki, ketika bertabrakan dengan pesawat yang lebih kecil, Beaver diemudikan oleh Sullivan, karena kedua pesawat menuju Ketchikan dengan penumpang kapal pesiar. 

Knudson mengatakan Berang-berang itu terbang di ketinggian 3.300 kaki.

"Tiga orang yang selamat dari tabrakan pesawat horor sudah dipulangkan dari Rumah Sakit PeaceHealth Ketchikan Medical Center pada hari Selasa," kata pejabat rumah sakit.

Juru bicara rumah sakit Marty West mengatakan, tiga lainnya dalam kondisi baik.

Empat orang lainnya pada awalnya dirawat di rumah sakit setelah tabrakan dua pesawat amfibi, pada hari Senin. 

Mereka yang selamat kemudian diterbangkan ke Harborview Medical Center di Seattle dengan cedera yang menurut juru bicara Harborview Medical Center Susan Gregg, termasuk patah tulang rusuk, panggul, lengan dan tulang belakang.

Gregg mengatakan pada Selasa pagi, seorang pria berusia 67 tahun berada dalam kondisi serius dalam perawatan intensif. 

Dia mengatakan, tiga pasien lainnya adalah dua wanita dan seorang pria berusia 60-an dan mereka dalam kondisi baik.

Pesawat-pesawat yang jatuh Senin membawa total 16 orang - 14 penumpang kapal pesiar dan pilot.

Loading...

Para pejabat telah mengkonfirmasi bahwa seorang warga Kanada, adalah di antara empat yang tewas.

Urusan Global Kanada mengatakan dalam pernyataan yang dikirim melalui email pada hari Selasa, nama dan kota asal korban tidak dipublikasikan untuk alasan privasi.

Tim investigasi yang berbasis di Washington, dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, diharapkan tiba di Ketchikan pada Selasa sore waktu setempat.

Administrasi Penerbangan Federal mengatakan, pesawat-pesawat float bertabrakan dalam keadaan yang tidak diketahui. 

Floatplanes memiliki ponton dipasang di bawah badan pesawat mereka, sehingga mereka dapat mendarat di air.

Para penumpang dari kapal pesiar Royal Princess sedang melakukan perjalanan wisata. 

Royal Princess meninggalkan Vancouver, British Columbia, pada 11 Mei dan dijadwalkan tiba di Anchorage pada hari Sabtu.

"Kami memperluas dukungan penuh kami kepada otoritas investigasi, serta teman perjalanan para tamu yang terlibat," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Royal Princess, yang dapat mengangkut hingga 3.600 orang, termasuk di antara empat kapal pesiar seukuran kota di komunitas pantai kecil pada hari Senin.

Selama pemberhentian pelabuhan, pengunjung dapat berbelanja di toko-toko wisata atau ikut serta dalam beberapa kunjungan, seperti mengunjungi desa Asli Alaska, tur ke pedalaman, atau mengunjungi pusat raptor.

Perjalanan populer lainnya adalah menumpang di Monumen Nasional Misty Fjords. Pengunjung mengagumi danau, puncak yang tertutup salju, dan lembah gletser di daerah hutan belantara. Biaya perjalanan masing-masing sekitar USD260.

Pesawat yang lebih kecil, yang beroperasi secara independen dan bukan sebagai penerbangan wisata resmi yang dipesan melalui kapal pesiar, dimiliki oleh Mountain Air Service Ketchikan, yang tidak segera membalas telepon Selasa.

Berang-berang itu tampaknya telah pecah di udara, menurut Jerry Kiffer, komandan insiden tugas dari Regu Penyelamat Relawan Ketchikan. 

Dia mengatakan, ekor pesawat dan bagian badan pesawat berjarak 900 kaki dari kendaraan yang terbang, yang mendarat di dekat pantai.

Loading...
Loading...