Kamis, 16 Mei 2019 00:31 WITA

Sebelum Buka Puasa, Kapolres Gowa Minta Wahyu Jayadi Ceramah

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Sebelum Buka Puasa, Kapolres Gowa Minta Wahyu Jayadi Ceramah
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga (kanan), tampak berbuka bersama tahanan Polres Gowa lainnya.

RAKYATKU.COM, GOWA - Rabu, 15 Mei 2019. Jelang magrib, sambil menunggu waktu berbuka, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, meminta tahanan yang duduk di sebelahnya, membaca Alquran.

Setelah itu, dia meminta Wahyu Jayadi berceramah di hadapan tahanan lainnya. Wahyu Jayadi adalah tersangka kasus pembunuhan terhadap Sitti Zulaiha Djafar, pegawai UNM yang ditemukan tewas di atas mobilnya.

Saat azan menggema, Wahyu Jayadi bersama 16 tahanan lainnya, termasuk AKBP Shinto, berbuka puasa dengan hidangan yang sangat lezat seperti kurma, es cendol, kolak, air mineral, dan satu porsi ayam goreng lengkap dengan nasinya. 

Dan juga suhu udara sel tahanan tersebut cukup dingin, karena dilengkapi dengan Air Conditioner (AC).

Wahyu Jayadi tampak senang bisa buka puasa bersama di dalam sel tahanan Polres Gowa, meski sudah tanpa ditemani sanak keluarganya, seperti istri, dan anak-anaknya. 

Wahyu Jayadi juga sudah mulai akrab bersama dengan tahanan lainnya, yang berada satu sel dengan dirinya. 

Loading...

Sehingga bisa mengurangi beban hidup yang ada dalam pikirannya.

Suasana buka puasa tersebut berlangsung tenang dan nyaman, karena Shinto Silitonga juga ikut memberikan pencerahan dan semangat menjalani hidup meski harus melewati proses hukum. 

Shinto berharap, setelah semua tahanan sudah bisa menghirup udara segar, tahanan tersebut kembali bisa melakukan aktivitas yang positif.

"Kegiatan ini sederhana saja, tapi kami berharap ada pendalaman makna dengan teman-teman, bahwa mereka dalam masa pembinaan ini pada prinsipnya tidak membenci kepada siapapun termasuk para tahanan, tapi kami meminta pertanggung jawaban hukum atas perbuatan yang telah ia lakukan sebelumnya," ujarnya.

Loading...
Loading...