Rabu, 15 Mei 2019 22:41 WITA

Pemutilasi Dibekuk Setelah Namanya Ditulis di Potongan Kaki Kanan Korban

Editor: Aswad Syam
Pemutilasi Dibekuk Setelah Namanya Ditulis di Potongan Kaki Kanan Korban
Sugeng Santoso saat dibekuk aparat kepolisian dari Reskrim Polres Malang Kota.

RAKYATKU.COM, MALANG - Hanya butuh 1 x 24 jam bagi aparat kepolisian dari Tim Reskrim Polres Malang Kota, untuk membekuk pelaku mutilasi seorang wanita di eks Matahari Department Store, Pasar Besar Malang.

Rabu, 15 Mei 2019, polisi membekuk Sugeng Santoso atau Sugeng Rombeng (49), yang diduga telah memutilasi korban pada Minggu, 12 Mei 2019. Korban yang namanya tak diketahui pelaku itu, berasal dari Ambon.

Usai memutilasi korbannya, pelaku menulis namanya "Sugeng" di telapak kaki kanan korban. Sementara di kaki kirinya yang potongannya ditemukan di bawah tangga gedung tak terpakai itu, bertuliskan lebih panjang lagi, “Wahyu yang kuterima dari Gereja Comboran bersama keluarga”.

Potongan tubuh korban ditemukan dua hari kemudian, Selasa, 14 Mei 2019, saat salah seorang pedagang Pasar Besar Malang, mengendus bau tak sedap.

Berdasarkan petunjuk itulah, polisi kemudian berhasil membekuk Sugeng.

Loading...

Dari nama Sugeng di kaki itulah, yang menjadi dasar penyelidikan polisi dan berhasil menangkapnya di kediamannya Jalan Jodipan Gang 3 Kota Malang.

Menurut sumber yang minta namanya dirahasiakan ini, pelaku masih dalam pemeriksaan intensif, termasuk dibawa ke beberapa tempat untuk mencari barang bukti lain.

“Benar mas itu Sugeng, nama Sugeng ini adalah yang tertulis di telapak kaki kiri korban,” kata sumber kepolisian sebagaimana dilansir dari Kabarpas.

“Tunggu aja. Kami masih mencari bukti lain,” terangnya lagi.

Loading...
Loading...