Rabu, 15 Mei 2019 20:29 WITA

Buka Puasa Pemkot Palopo, Wali Kota: Guru Mengaji Penentu Generasi Muslim Masa Depan

Editor: Aswad Syam
Buka Puasa Pemkot Palopo, Wali Kota: Guru Mengaji Penentu Generasi Muslim Masa Depan
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, saat buka puasa bersama di Tennis Indoor Saokotae Palopo, Rabu (15/5/2019).

RAKYATKU.COM, PALOPO - Pemkot Palopo menggelar buka puasa bersama. Hadir Forkopimda Kota Palopo, para imam dan pengurus masjid, para Guru mengaji serta pengawal syara' penyelenggara jenazah kelurahan se-Kota Palopo. Buka puasa bersama digelar di Lapangan Tennis Indoor Saokotae Palopo, Rabu (15/5/2019).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Palopo, Drs. HM. Judas Amir, meminta kepada guru mengaji, agar bekerja dengan baik. Karena menurutnya, guru mengaji yang akan menentukan bagaimana anak-anak muslim ke depannya. 

"Bagaimana masjid ke depan, jika anak-anak kita tidak mengetahui mengaji dan bagaimana mereka mengetahui salat," ungkapnya.

Pemerintah kata Judas, tugasnya bagaimana masalah yang ada di masyarakat ditangani secara baik.  Selain itu, tugas pemerintah juga mengantisipasi seperti apa yang telah disampaikan.

"Siapa yang ingin meramaikan masjid jika anak-anak kita tidak tahu mengaji. Oleh karena itu, kita harus memikirkan bagaimana anak-anak kita semua, tidak ada yang tidak pandai mengaji," paparnya. 

Loading...

Namun untuk sekarang, lanjut Judas, jika ada anak-anak yang masih berkeliaran naik motor, dia minta agar diantisipasi guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Pemerintah juga mengantisipasi bagaimana harga dalam bulan Ramadan ini dapat stabil, agar tidak ada kenaikan harga," tegasnya.

Pemerintah Kota Palopo tambah dia, juga telah menyiapkan tanah hibah untuk pembangunan masjid.

Usai buka puasa bersama, dilanjutkan salat Magrib berjemaah, di mana dihadiri pula oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Palopo, Drs. Burhan Nurdin, Kapolres Palopo, AKBP Ardiansyah SIK, Ketua Tim Penggerak PKK Palopo, Hj. Utiasari Judas, Kepala Kementerian Agama Kota Palopo, Drs. H. Usman, dan warga kota Palopo.

Loading...
Loading...