Rabu, 15 Mei 2019 20:05 WITA

Mabuk Sabu-sabu Saat Menyetir, Ibu Bunuh Putra Kembarnya

Editor: Aswad Syam
Mabuk Sabu-sabu Saat Menyetir, Ibu Bunuh Putra Kembarnya
Stacey Panozzo bersama suami dan dua anak kembarnya.

RAKYATKU.COM, ADELAIDE - Seorang ibu sedang dalam pengaruh narkoba saat menyetir. Mobilnya kemudian menabrak sebuah pohon, mengakibatkan putra kembarnya tewas.

Jackson, anak tujuh tahun Stacey Panozzo, tewas dan saudara kembarnya serta putrinya yang berusia 2 tahun, terluka parah dalam kecelakaan November 2017.

Wanita 35 tahun itu dibebaskan dengan jaminan, setelah didakwa dengan mengemudi berbahaya yang menyebabkan kematian dan cedera. Dia menghadapi hukuman seumur hidup dan larangan mengemudi 10 tahun jika terbukti bersalah.

Mabuk Sabu-sabu Saat Menyetir, Ibu Bunuh Putra Kembarnya

Panozzo mengaku bersalah atas satu tuduhan, yang menyebabkan kematian yang diperburuk dengan mengemudi yang berbahaya, dan satu tuduhan menyebabkan kerusakan yang diperburuk dengan mengemudi yang berbahaya. 

Ibu tiga anak itu lagi-lagi ketahuan mengemudi di bawah pengaruh metamfetamin pada Mei dan tertangkap basah mengemudi dengan SIM yang ditangguhkan pada April.

Jaksa Penuntut Kelly Smith mengatakan kepada Pengadilan Negeri pada hari Selasa, Panozzo telah berulang kali melanggar jaminannya dengan menggunakan obat-obatan terlarang. 

Loading...

Pengacara Panozzo, Stephen Ey, mengatakan, kliennya menderita cedera otak akibat kecelakaan itu dan menimbulkan kekhawatiran apakah dia akan dapat menerima perawatan medis yang layak di penjara.

Selama kecelakaan, mobil Nyonya Panozzo dilaporkan telah menabrak pohon karet, setelah berbelok di sekitar kanguru di Kuitpo, Adelaide saat mengemudi kembali dari liburan.

Jackson meninggal di tempat kejadian sementara saudara kembarnya dan saudara perempuannya yang berusia 2 tahun selamat, namun menderita luka serius di kepala dan dada.

Balita berusia 2 tahun itu terlempar dari mobil dan Panozzo terperangkap di dalam selama lebih dari satu jam, menderita cedera kritis. 

Wanita Australia Selatan itu jaminannya dicabut oleh Hakim Paul Cuthbertson, dan akan muncul lagi di pengadilan pada Juli.  

Loading...
Loading...