Rabu, 15 Mei 2019 14:57 WITA

Usai Periksa Polisi dan Sopir Taksi, Bawaslu: C1 di Menteng Bukan Pelanggaran

Editor: Abu Asyraf
Usai Periksa Polisi dan Sopir Taksi, Bawaslu: C1 di Menteng Bukan Pelanggaran
Form C1 yang ditemukan beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM - Bawaslu akhirnya memutus kasus penemuan dua kardus form C1 di Menteng, Jakarta. Keputusan diambil setelah memeriksa polisi, sopir taksi online, dan KPU.

Ketua Bawaslu Jakarta Pusat, Halman memastikan penemuan kardus tersebut bukan pelanggaran pemilu. Hal itu diputuskan dari hasil investigasi yang dilakukan selama tujuh hari.

Menurut Halman, keterangan pihak yang diperiksa coba dikaitkan dengan ketentuan terkait pelanggaran pemilu dalam Undang-Indang Pemilu. Ternyata tak ada pasal yang dilanggar.

Sebelumnya, Bawaslu memeriksa polisi yang memberhentikan mobil di wilayah Menteng. Juga sopir taksi online yang membawa kardus tersebut. Begitu pula pihak KPU.

"Maka kami tidak menjadikan itu sebagai temuan karena menjadi temuan itu harus memenuhi dua syarat, yaitu syarat formil dan materil. Jadi peristiwanya bukan pelanggaran pemilu," lanjut Halman seperti dikutip dari Detikcom.

loading...

Sebelumnya, form C1 ini ditemukan dalam razia lalu lintas Polres Jakpus di Jalan Besuki, Menteng, Sabtu (4/5/2019). Sebuah mobil disetop dan ditemukan dua kardus di bagasinya. 

Kardus itu ternyata berisi ribuan formulir C1. Kardus pertama berisi 2.006 formulir C1 sementara kardus kedua berisi 1.761 C1. Ribuan formulir C1 itu berasal dari sejumlah kabupaten di Jawa Tengah.


 

Loading...
Loading...