Minggu, 12 Mei 2019 19:54 WITA

Gowa dan Makassar Belum Rampung, KPU Sulsel Mohon Perpanjangan Waktu ke KPU RI

Penulis: Rizal
Editor: Mays
Gowa dan Makassar Belum Rampung, KPU Sulsel Mohon Perpanjangan Waktu ke KPU RI
Asram Jaya

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan sesuai tahapan, seharusnya berakhir hari ini, Minggu (12/5/2019).

Hanya saja, hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel baru menuntaskan rekapitulasi penghitungan suara di 22 kabupaten/kota dari 24 daerah di Sulsel.

Hasil rekap untuk Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, belum juga rampung. Kotak suara hasil rekap dari dua daerah tersebut, belum juga sampai di tempat rekap tingkat provinsi di Hotel Harper Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan, hingga Minggu sore (12/5/2019).

"Sementara ini selesai untuk 22 kabupaten/kota. Tinggal tunggu Makassar dan Gowa. Kabar terakhir, mudah-mudahan bisa masuk sebentar malam untuk Gowa. Nanti setelah semua kabupaten/kota selesai, termasuk menelusuri saran perbaikan dari Bawaslu dan saksi peserta Pemilu, sinkronisasi dan perbaikan, baru kita bisa lakukan penetapan," kata Komisioner Divisi Umum KPU Sulsel, Asram Jaya, saat ditemui di Hotel Harper, Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu (12/5/2019).

Berdasarkan pantauan Rakyatku.com, setelah dilakukan beberapa perbaikan dan sinkronisasi atas permintaan Bawaslu dan saksi peserta pemilu, rapat pleno penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi pun di skorsing sambil menunggu data rekap Kota Makassar dan Gowa masuk. Bisa dipastikan proses rekap tingkat Provinsi Sulsel ini akan molor dan lewat dari batas waktu sesuai tahapan hingga pukul 24.00 Wita malam ini.

loading...

KPU Sulsel pun mengambil langkah antisipasi dengan menyurat ke KPU RI perihal kondisi tersebut. KPU Sulsel memohon perpanjangan waktu rekap tingkat provinsi selama satu hari, atau hingga Senin (13/5/2019) besok.

Namun, hingga berita ini diturunkan, KPU RI belum membalas surat dari KPU Sulsel tersebut.

"Kami KPU provinsi sudah bersurat menyampaikan fakta Makassar dan Gowa (ke KPU RI). Sebentar kami rapatkan, sembari menunggu balasan surat kami dari KPU RI," pungkas Asram.

Loading...
Loading...