Minggu, 12 Mei 2019 18:41 WITA

Bukan Cuma Hermawan, Wanita di Video Ancaman Penggal Jokowi Juga Dilapor ke Polisi

Editor: Aswad Syam
Bukan Cuma Hermawan, Wanita di Video Ancaman Penggal Jokowi Juga Dilapor ke Polisi
Ketua Umum Tim Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer memperlihatkan surat laporan polisinya. (Foto: Isal Mawardi/detikcom)

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Tak berhenti di Hermawan Susanto, wanita yang juga muncul di video di mana Hermawan menebarkan ancaman penggal Jokowi, juga dilaporkan ke polisi.

"Yang perempuan itu juga akan diproses dan kita sudah bikin LP (Laporan Polisi)-nya," ujar Ketua Umum Tim Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer yang melaporkan wanita itu di Polda Metro Jaya, Minggu (12/5/2019).

Dalam laporan yang teregister di LP/2912/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 11 Mei 2019, tertera nama wanita itu adalah Yeni Marlina. Ebenezer menuding, wanita itu sebagai pembuat konten video tersebut.

"Yang pembuat (video) yang perempuan itu dan yang mengancam. Yang laki-laki sudah ditangkap, tinggal perempuan. Mudah-mudahan nggak lama lagi diproses," ucap Immanuel.

Bukan Cuma Hermawan, Wanita di Video Ancaman Penggal Jokowi Juga Dilapor ke Polisi

Sebelumnya, Hermawan dilaporkan oleh Joman ke Polda Metro Jaya. Hermawan yang diduga mengancam memenggal Jokowi ditangkap pagi tadi.

Loading...

Penangkapan itu dilakukan oleh tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hermawan diduga mengancam Jokowi seperti dalam video yang viral beredar di media sosial.

"Melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI dengan mengucapkan kata-kata 'Dari Poso nich, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah'," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menirukan ucapan Hermawan.

Hermawan juga sudah dibawa ke Polda Metro Jaya. Immanuel menyebut, Hermawan telah meminta maaf atas perbuatannya.

"Tadi tersangka HS (Hermawan Susanto) mengucapkan permintaan maaf. Kita manusia kita memaafkan tapi kan perbuatannya domainnya kepolisian, bukan domain kita karena kepolisian yang menentukan proses itu," ucap Immanuel sebagaimana dilansir dari detik.

Loading...
Loading...