Sabtu, 11 Mei 2019 09:49 WITA

Dua Tentara Prancis Tewas Saat Bebaskan 4 Sandera di Afrika Barat

Editor: Suriawati
Dua Tentara Prancis Tewas Saat Bebaskan 4 Sandera di Afrika Barat
Cedric de Pierrepont (kiri) dan Alain Bertoncello (kanan)

RAKYATKU.COM - Dua tentara Prancis tewas dalam operasi militer di Burkina Faso, Afrika Bara.

Cedric de Pierrepont dan Alain Bertoncello, terbunuh pada hari Kamis ketika membebaskan empat warga AS, Prancis, dan Korea Selatan yang diculik di Benin.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan belasungkawa untuk kedua tentara itu.

Dia berterima kasih kepada pihak berwenang di Burkina Faso dan Benin atas kerja sama mereka dalam misi pembebasan, dan menjanjikan dukungan kepada mereka dalam memerangi terorisme di wilayah Sahel.

Saat ini, Prancis memiliki 4.500 tentara di pasukan militer di Sahel, untuk membantu pemerintah daerah memerangi para ekstremis Islam.

Menurut kantor Macron, dari keempat sandera itu, dua di antaranya dari Prancis, satu orang Amerika dan satu lagi orang Korea Selatan. Mereka tidak menyebutkan siapa yang melakukan penyaderaan.

loading...

Para wisatawan Prancis diculik minggu lalu ketika berwisata di Taman Nasional Pendjari. Pemandu Afrika mereka kemudian ditemukan tewas.

Kantor Macron tidak memberikan informasi terkait turis Amerika dan Korea Selatan.

Taman Nasional Pendjari adalah bagian dari area satwa liar yang luas yang membentang di seluruh negara Benin, Burkina Faso, dan Niger.

Seluruh wilayah itu adalah rumah bagi sebagian besar populasi singa Afrika Barat yang tersisa di dunia.

Ekstremis Islam telah menjadi semakin aktif di Burkina Faso, dan meningkatkan kekhawatiran bahwa para gerilyawan mungkin menyusup ke Benin utara dan juga Togo.

Tags
Loading...
Loading...