Kamis, 09 Mei 2019 09:45 WITA

Menag Kembalikan Uang Rp10 Juta ke KPK Setelah Romi Ditangkap

Editor: Abu Asyraf
Menag Kembalikan Uang Rp10 Juta ke KPK Setelah Romi Ditangkap
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

RAKYATKU.COM - Juru bicara KPK Febri Diansyah mengungkap asal muasal uang Rp10 juta yang dikaitkan dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Menurut Febri, uang itu berasal dari mantan Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin. Aturannya, pejabat yang menerima hadiah atau pemberian harus melaporkannya ke KPK.

Persoalannya, kata Febri, Menag baru melaporkan uang tersebut setelah Romahurmuziy terjaring OTT. Tepatnya sekitar sepekan setelah Romi ditangkap.

Febri Diansyah menjelaskan, Romi ditangkap pada 15 Maret 2019. Sementara, penyerahan uang dari Haris Hasanuddin disebut, dalam jawaban KPK di sidang praperadilan Romi terjadi pada 9 Maret 2019.

Loading...

"Sesuai dengan prinsip dasar pelaporan gratifikasi dan aturan yang berlaku Peraturan KPK nomor 2 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaporan dan Penetapan Status Gratifikasi, maka jika terdapat kondisi laporan tersebut baru disampaikan jika sudah dilakukan proses hukum, dalam hal ini OTT, maka laporan tersebut dapat tidak ditindaklanjuti sampai penerbitan SK. Oleh karena itulah perlu menunggu proses hukum di penyidikan yang sedang berjalan," urai Febri.

Kemarin, Lukman diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap. Lukman dicecar apakah ada komunikasi antara dirinya dengan Romi atau tidak hingga soal uang Rp180 juta dan USD 30 ribu yang disita dari ruang kerjanya.

"Penyidik juga mengonfirmasi mengenai dan temuan uang di laci meja saksi saat penggeledahan dan laporan gratifikasi dari saksi sebesar Rp10 juta," lanjut Febri.

Loading...
Loading...