Rabu, 08 Mei 2019 14:30 WITA

64 Ribu Pembunuhan 2017, Presiden Brasil Izinkan Warga Bawa Senjata Api

Editor: Abu Asyraf
64 Ribu Pembunuhan 2017, Presiden Brasil Izinkan Warga Bawa Senjata Api
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro mengeluarkan kebijakan yang ngeri-ngeri sedap. Dia mengizinkan warga mengimpor dan membawa senjata api.

Izin itu dituangkan melalui dekret yang diteken Selasa (7/5/2019). Dekret itu disambut tepuk tangan meriah anggota kongres. 

"Saya selalu mengatakan bahwa keamanan publik berawal dari rumah-rumah warga," ujar Bolsonaro dalam sebuah pertemuan di Brasilia. 

Dalam dekret baru itu, atlet menembak, para pemburu, dan kolektor senjata api diizinkan bepergian membawa senjata. Lalu, semua pemilik senjata berlisensi diizinkan untuk membeli hingga 5.000 butir amunisi dalam setahun. 

Peraturan baru tersebut juga menghapuskan batasan baik dalam jumlah maupun kualitas yang dapat dibeli oleh lembaga keamanan publik, namun tidak menyebut penghapusan batasan untuk senjata atau amunisi atau keduanya. 

Loading...

Caio Pizetta Torres, seorang spesialis keamanan dari Control Risks, perusahaan konsultan strategis dan risiko mengatakan, dekret baru presiden telah membuat celah untuk memudahkan siapa pun memiliki senjata api. 

Dengan 64.000 kasus pembunuhan yang tercatat pada 2017, menempatkan Brasil dalam negara yang diklasifikasikan PBB sebagai negara kekerasan endemik. 

Pelonggaran aturan kepemilikan senjata api telah menjadi salah satu janji kampanye Bolsonaro yang kini tengah mencoba untuk dipenuhi. Bolsonaro menegaskan bahwa dekret tersebut didasarkan pada hasil referendum 2005 di mana hampir 64 persen rakyat Brasil menolak undang-undang pelarangan total penjualan senjata. 
 

Loading...
Loading...