Rabu, 08 Mei 2019 11:46 WITA

Bupati Luwu Timur Ajak Imam Asal Palestina Makan Kapurung

Editor: Abu Asyraf
Bupati Luwu Timur Ajak Imam Asal Palestina Makan Kapurung
Bupati Luwu Timur Thorig Husler mengajak imam asal Palestina, Syekh Muhammad Rojad Al Dahsyan makan kapurung, Selasa malam (7/5/2019).

RAKYATKU.COM - Bupati Luwu Timur Thorig Husler mengajak imam asal Palestina, Syekh Muhammad Rojad Al Dahsyan makan kapurung, Selasa malam (7/5/2019).

Mereka makan kapurung, makanan khas Luwu Timur, di rumah jabatan camat Tomoni.

Syekh Muhammad Rojad Al Dahsyan hadir di Kecamatan Tomoni difasilitasi Lembaga Kemanusian One Care. Dia datang dalam rangka safari Ramadan.

Perpaduan sagu kuah ikan dengan tambaham asam patikala ternyata menarik perhatian Syekh Muhammad Rojad.

"Alhamdulillah makanan ini thoyyib ladzidz (semuanya lezat-red)," kata Syekh Rojad yang mulai berpeluh namun tetap menyendok beberapa bulir sagu yang dipadukan dengan parede ikan. Ia terlihat sangat menikmati makanan khas masyarakat Luwu Timur tersebut.

Tarwih ketiga imam dari Gaza Palestina Syekh Muhammad Ziyad Rojad Al Dahsyan dilaksanakan di Masjid Al Anshor Kecamatan Tomoni.

Selain dari Palestina, terdapat 11 syekh dari timur tengah seperti dari Yaman, Jordan yang berkunjung ke 90 kota di Indonesia dalam program Safari Ramadan Semangat Tujuan Menghidupkan Masjid.

Kehadiran Syekh Rojad (28) dalam misi kemanusiaan di Indonesia sangat menggugah hati masyarakat Luwu Timur.

Loading...

Bupati Luwu Timur, H Muhammad Thorig Husler mengatakan, sebagai muslim sepatutnya kita membantu saudara yang tertindas di Palestina dalam bentuk infak atau sedekah, tanpa melihat nilai besar atau kecil karena semua bantuan akan sangat bermanfaat untuk mereka.

Sebelum berpisah, Syekh Muhammad Rojad mengucapkan terima kasih kepada bupati Luwu Timur. 

"Alhamdulillah terima kasih atas support jajaran pemerintah dan masyarakat Luwu Timur yang sudah sukarela membantu kami," jelasnya.

Tiga hari berada di Luwu Timur, Tim One Care Indonesia telah menerima Infaq senilai Rp70 jutaan baik cash maupun transfer, USD $1,000 dan sebuah cincin.

Kepala Cabang One Care Luwu Raya, Bahtiar mengatakan bahwa dana yang terkumpul akan disumbangkan untuk daerah terdampak bencana alam di Indonesia dan korban peperangan di Palestina, Suriah, Yaman, Somalia, begitu juga pengungsi Rohingya.

"Terima kasih Luwu Timur, Insha Allah besok subuh kami di Desa Lagego Burau, tarawih di Desa Laro dan paginya berangkat ke Belopa. 1-10 Ramadan, Syekh akan berada di Tana Luwu lalu 11-25 Ramadan akan berada di Makassar dan sekitarnya, lalu kembali ke negara masing-masing," jelas Bahtiar.

Loading...
Loading...